Kompas.com - 12/06/2017, 10:19 WIB
 Uji coba pengoperasian layanan bus transjakarta koridor 13 (Tendean-Ciledug), Jakarta, Senin (15/5/2017). Jalur transjakarta sepanjang 9,3 kilometer ini akan dilengkapi 12 halte dan direncanakan beroperasi mulai Juni 2017. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Uji coba pengoperasian layanan bus transjakarta koridor 13 (Tendean-Ciledug), Jakarta, Senin (15/5/2017). Jalur transjakarta sepanjang 9,3 kilometer ini akan dilengkapi 12 halte dan direncanakan beroperasi mulai Juni 2017.
Penulis Nursita Sari
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan mengupayakan koridor 13 transjakarta yang melayani rute Ciledug-Kapten Tendean tetap diresmikan sesuai jadwal, yakni pada 22 Juni 2017 atau bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-490 DKI Jakarta.

Djarot menyebut PT Transjakarta bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan berupaya menyelesaikan beberapa pekerjaan yang belum rampung.

"Transjakarta sama Dishub berusaha keras supaya tanggal 22 tetap di-launching," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (2/6/2017).

(Baca juga: Peresmian Koridor 13 Transjakarta Kemungkinan Tidak Sesuai Jadwal)

Djarot mengatakan, beberapa infrastruktur di koridor di 13 hingga saat ini belum siap, seperti kelengkapan infrastuktur beberapa halte dan lampu penerangan pada malam hari.

Tempat berputar balik bus transjakarta di Perumahan Puri Beta, Tangerang, juga masih perlu disiapkan.

"Jadi kami pastikan dulu semuanya oke, termasuk di Halte Adam Malik, itu dulu terlalu kecil begitu. Kami akan kontak Universitas Budi Luhur untuk bisa dilebarin," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meskipun tetap diupayakan sesuai jadwal, kata Djarot, ada kemungkinan peresmian ini akan diundur. "Kalau enggak siap betul ya ngapain, kalau enggak siap betul ya," ucap Djarot.

(Baca juga: Diresmikan 22 Juni, Transjakarta Koridor 13 Belum Dilengkapi Lift)

Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono sebelumnya mengatakan, rencana peresmian koridor 13 pada HUT ke-490 DKI Jakarta bisa batal karena fasilitas pada halte belum siap.

Budi mengatakan, PT Transjakarta harus memastikan fasilitas halte sudah memenuhi standar sebelum beroperasi.

"Bila memang belum siap, kami akan menunda pengoperasian koridor 13," ujar Budi melalui keterangan tertulis, Minggu (11/6/2017).

Beberapa halte seperti Halte CSW, Halte Cipulir, Halte Swadarma, dan Halte Adam Malik belum dipasangi pintu yang memenuhi standar pelayanan.

Selain itu, letak loket di tiap halte juga harus diubah. Saat ini, PT Transjakarta masih menunggu Dinas Bina Marga DKI Jakarta menyelesaikan fasilitas di halte-halte itu.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Megapolitan
Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Megapolitan
Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Megapolitan
Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Megapolitan
Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Megapolitan
73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Megapolitan
Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Megapolitan
Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Megapolitan
Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Megapolitan
Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Megapolitan
Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Megapolitan
Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.