Mensos Khofifah Temui Keluarga Joni Jumat Besok

Kompas.com - 15/06/2017, 21:32 WIB
Gang sempit tempat Isa dan keluarganya tinggal. KOMPAS.com/SHERLY PUSPITAGang sempit tempat Isa dan keluarganya tinggal.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumat (16/6/2017) besok, Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa berencana menjenguk keluarga Joni yang saat ini sudah berada di Rumah Aman Kementerian Sosial ( Kemensos) di Bambu Apus, Jakarta Timur.

Joni dan keluarganya sebelumnya tinggal di sebuah gang sempit di Tambora, Jakarta Barat dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos, Nahar, mengatakan setelah mendengar berita soal kondisi keluarga Joni, Khofifah sendiri yang meminta untuk bertemu dengan Joni dan keluarganya.

"Iya (akan mendatangi Joni), rencananya jam 10 di Rumah Aman Bambu Apus. Ibu sih biasanya paling sensitif mendengar hal itu dan akan jadi prioritas," kata Nahar saat dihubungi Kompas.com, Kamis (15/6/2017).

Lihat juga: Mensos Khofifah Komentari Video Keluarga yang Tinggal di Gang Sempit

Nahar mengatakan, Joni, dan istrinya, yaitu Isa, dan ketiga anak mereka untuk sementara akan dirawat di Rumah Aman Kemensos. Pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk masalah pendidikan serta kesehatan anak-anak itu.

Joni, Isa dan ketiga anaknya telah tinggal di gang sempit di Gedong Panjang Raya dalam waktu cukup lama. Gang yang mereka tempati itu tertutup atap rumah di sekitarnya. Selain tempat tidur yang kotor dan berdebu karena dekat jalan raya, di lokasi itu juga terdapat tumpukan sampah.

 Baca juga: Gang Sempit Itu Rumahku...



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah Segera Penuh

Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah Segera Penuh

Megapolitan
Kekurangan Personil, Jadi Alasan Pelaku Usaha Masih Melanggar PPKM di Kecamatan Cipondoh

Kekurangan Personil, Jadi Alasan Pelaku Usaha Masih Melanggar PPKM di Kecamatan Cipondoh

Megapolitan
Kisah Para Pahlawan Dibalik Evakuasi Sriwijaya Air SJ 182. . .

Kisah Para Pahlawan Dibalik Evakuasi Sriwijaya Air SJ 182. . .

Megapolitan
Jakarta Krisis Covid-19, Pimpinan Komisi E Minta Anies Blusukan Cegah Penularan

Jakarta Krisis Covid-19, Pimpinan Komisi E Minta Anies Blusukan Cegah Penularan

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Tak Merasa Efek Samping Setelah Divaksin Covid-19

Wali Kota Tangerang Tak Merasa Efek Samping Setelah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Sopir Ojol Dikeroyok Pengendara Mobil di Kebayoran Lama

Sopir Ojol Dikeroyok Pengendara Mobil di Kebayoran Lama

Megapolitan
Melanggar PPKM, Kafe dan Tempat Fitness di Cipondoh Ditutup

Melanggar PPKM, Kafe dan Tempat Fitness di Cipondoh Ditutup

Megapolitan
Pengendara Motor Kebutan-kebutan di Sekitar Istana, Diberhentikan, Kena Sanksi Push Up

Pengendara Motor Kebutan-kebutan di Sekitar Istana, Diberhentikan, Kena Sanksi Push Up

Megapolitan
Terapkan PSBB, Jakarta Keluar dari 10 Besar Kota Termacet Dunia

Terapkan PSBB, Jakarta Keluar dari 10 Besar Kota Termacet Dunia

Megapolitan
Dua Kelompok Warga Tawuran di Dekat Pintu Air Manggarai

Dua Kelompok Warga Tawuran di Dekat Pintu Air Manggarai

Megapolitan
Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Meningkat 72 persen Dalam Sepekan, Ada Apa?

Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Meningkat 72 persen Dalam Sepekan, Ada Apa?

Megapolitan
Saat Kematian Akibat Covid-19 Meningkat Karena Faskes Penuh . . .

Saat Kematian Akibat Covid-19 Meningkat Karena Faskes Penuh . . .

Megapolitan
Tempat Tidur ICU di RS Rujukan Covid-19 Jakarta Tersisa 63

Tempat Tidur ICU di RS Rujukan Covid-19 Jakarta Tersisa 63

Megapolitan
Tangis Tak Henti dan Kenangan Rekan Sejawat di Pemakaman Pramugari Nam Air Isti Yudha Prastika

Tangis Tak Henti dan Kenangan Rekan Sejawat di Pemakaman Pramugari Nam Air Isti Yudha Prastika

Megapolitan
Warga Depok Meninggal di Taksi Online Usai Ditolak 10 RS Covid-19, Bukti Pandemi Makin Gawat

Warga Depok Meninggal di Taksi Online Usai Ditolak 10 RS Covid-19, Bukti Pandemi Makin Gawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X