Pensiunan Polisi Tewas Ditembak Perampok di Bojong Gede

Kompas.com - 02/08/2017, 10:21 WIB
Ilustrasi KOMPASIlustrasi
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorIndra Akuntono


BOGOR, KOMPAS.com -
Seorang pensiunan polisi bernama Suharyanto (63) tewas ditembak perampok sepeda motor. Dia ditembak saat berupaya mempertahankan sepeda motor milik anaknya dari para perampok di rumah mereka di Jalan Raya Pabuaran, Bojong Gede, Kabupaten Bogor pada 19 Juli 2017.

Suharyanto tewas akibat serpihan proyektil peluru yang menembus bahu kiri hingga mengenai jantungnya.

Purnawirawan dengan pangkat terakhir Ajun Komisaris itu sempat dirawat 10 hari di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, dan dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (29/7/2017).

Dalam perkembangan penyelidikan, para pelaku penembakan Suharyanto diduga memiliki keterkaitan dengan komplotan pembobolan uang nasabag di mesin ATM yang beraksi di Bogor dan Depok.

"Ada dugaan begitu, tapi beda kelompok. Mereka ini merupakan pemain curas (pencurian dengan kekerasan),” kata Wakapolresta Depok Ajun Komisaris Besar Faizal Ramadhani saat ditemui, Selasa (1/8/2017).

(baca: Polisi Buru Kapten Komplotan Pencuri Uang Nasabah di ATM)

Dalam kasus pembobolan uang nasabah di mesin ATM, ada lima orang yang sejauh ini sudah ditangkap. Mereka berasal dari dua kelompok tapi saling mengenal.

Berdasarkan keterangan dari pelaku yang tertangkap, polisi mengantongi identitas penembak Suharyanto.

"Ciri-ciri pelaku sudah kami dapat. Saat ini masih dalam penyelidikan,” ujar Faizal.

(baca: Polisi Ditembak Perampok, Kapolrestabes Sebut Kelalaian Petugas)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

Megapolitan
Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Megapolitan
Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X