Diperiksa 24 Jam, Ahmad Dhani Dicecar 27 Pertanyaan - Kompas.com

Diperiksa 24 Jam, Ahmad Dhani Dicecar 27 Pertanyaan

Kompas.com - 01/12/2017, 15:26 WIB
Ahmad Dhani bersama istrinya, Mulam Jameela, dan tim kuasa hukumnya usai menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan hari ini, Jumat (1/12/2017).KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG Ahmad Dhani bersama istrinya, Mulam Jameela, dan tim kuasa hukumnya usai menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan hari ini, Jumat (1/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Musisi Ahmad Dhani dapat kembali pulang, setelah menjalani pemeriksaan selama 24 jam di Polres Jakarta Selatan. Dhani diperiksa sebagai tersangka ujaran kebencian atas laporan BTP Network Jack Lapian.

Pengacara Dhani, Ali Lubis mengatakan kliennya sudah bisa pulang setelah diperiksa penyidik selama satu malam.

"Tidak ditahan, jadi sudah bisa pulang hari ini," kata Ali saat dihubungi Kompas.com, Jumat (1/12/2017).

Selama pemeriksaan, lanjut Ali, Dhani ditanyakan mengenai kicauan di akun Twitter nya, @AHMADDHANIPRAST.

"Seperti waktu nge-tweet di mana, maksunya apa, lalu pakai ponsel atau PC, seperti itulah," kata Ali.

Baca juga : Pengakuan Ahmad Dhani soal Tiga Tweet yang Diduga Ujaran Kebencian

Pelapor Ahmad Dhani dari BTP Network, Jack Lapian bersama kuasa hukumnya Johanes Tobing saat menyambangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Selasa (21/3/2017).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Pelapor Ahmad Dhani dari BTP Network, Jack Lapian bersama kuasa hukumnya Johanes Tobing saat menyambangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Selasa (21/3/2017).
Selain itu, Ali menjelaskan mengenai waktu pemeriksaan yang berjalan lama. Saat pemeriksaan, lanjut dia, Dhani tidak membawa SIM card. Maka, penyidik sempat ke rumah Dhani untuk menggeledah dan menemukan SIM card tersebut.

"Mereka (penyidik) lalu balik, periksa, dan bertanya-tanya lagi. Kalau tidak salah sekitar 27 pertanyaan, tidak jauh soal postingan kicauan itu saja," ujar Ali.

Baca juga : Ahmad Dhani Diberi Nasihat untuk Menahan Diri

Ali tidak mengetahui apakah nantinya akan ada pemeriksaan lanjutan terhadap kliennya atau tidak.

"Kalau soal itu saat ini kami tidak  tahu, tergantung penyidik saja. Kalau mereka perlu dan butuh ya, mereka akan panggil lagi, kita tunggu saja," kata Ali.

Baca juga : Usai Diperiksa Hampir 24 Jam, Ahmad Dhani Ingin seperti Limbad

Sebelumnya, Dhani ditetapkan menjadi tersangka atas laporan pendiri BTP Network Jack Lapian. Dhani dituduh melanggar Pasal 28 Ayat (2) Juncto Pasal 45 Ayat (2) Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Pada 6 Maret 2017 Ahmad Dhani berkicau melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang nadanya dianggap menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung Ahok.


Kompas TV Ahmad Dhani Diperiksa Sebagai Tersangka Hate Speech

EditorKurnia Sari Aziza
Komentar

Terkini Lainnya

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Regional
Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Megapolitan
Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Internasional
Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Nasional
Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, 'Lu Lagi Lu Lagi'

Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, "Lu Lagi Lu Lagi"

Megapolitan

Close Ads X