Viral, Video Anak Balita Tergeletak Lemas di Lantai Minimarket

Kompas.com - 15/02/2018, 02:42 WIB
Seorang anak tampak tertidur lemas di suatu minimarket kawasan Jakarta Pusat. Diduga, anak ini merupakan anak yang disewa. INSTAGRAM/@nanaaelenaSeorang anak tampak tertidur lemas di suatu minimarket kawasan Jakarta Pusat. Diduga, anak ini merupakan anak yang disewa.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Video balita yang terbaring lemas di sebuah minimarket di wilayah Jakarta Pusat menjadi viral.

Terkait video ini, Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta melakukan pencarian ke kawasan Jakarta Pusat, tepatnya di wilayah Sarinah.

"Kita sudah lihat di media sosial, siang tadi beberapa petugas pelayanan, pengawasan, dan pengendalian sosial (P3S) kami sudah bergerak menelusuri lokasi," ujar Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas Sosial DKI Jakarta Miftahul Huda saat dihubungi Kompas.com, Rabu (14/2/2018).

Miftahul mengatakan, sampai saat ini pencarian masih berlangsung. Beberapa informasi yang didapat dari masyarkat sekitar lokasi juga sudah dikumpulkan petugas P3S.

"Sulitnya karena kita tidak tahu persis siapa yang bawa, apakah itu penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) atau siapa, karena lokasinya berpindah. Kita coba sisir wilayah Jakarta Pusat, tidak hanya Sarina saja," ucapnya.

Baca juga : Kampanye Pilkada Dimulai Besok, KPU Ingatkan Jangan Libatkan Anak-anak

Ia juga menyampaikan bahwa pihak Dinas Sosial DKI Jakarta akan terus mencari balita dalam video yang viral tersebut.

Jika ditemukan, balita itu kemungkinan akan dibawa ke panti. Selain itu, apabila ditemukan adanya eksploitasi anak yang dilakukan, pihak Dinsos DKI akan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

"Tidak bisa dibicarakan sekarang, kita lihat dulu modusnya bagaimana. Bila memang ternyata eksploitasi maka ranahnya bisa ke polisi, tetapi kalau memang orang itu menghadapi masalah kesejahteraan kita akan coba bantu," ucapnya.

Video ini diunggah pemilik akun Instagram @nanaaelena. Berdasarkan keterangan video itu, anak ini berusaha untuk duduk tetapi tampak tak sanggup duduk. Beberapa kali sang anak dalam video itu terjatuh di lantai.

Ia bersama seorang pria yang tengah menghitung uang hasil mengamen dengan seruling. Menurut karyawan minimarket, kata @nanaaelena, anak itu merupakan anak sewaan.

 

 

Jujur aku sangat peduli sekali dengan anak2, hati aku tergerak ketika aku melihat anak bayi yang berumur 1th ini terbaring lemas di lantai, dan mencoba untuk duduk tetapi anak tersebut tidak mampu untuk duduk. Dan sempat beberapa kali anak ini terjatuh di lantai , aku sebagai perempuan yanh punya hati tentu nya sedih dan prihatin melihat anak bayi berumur 1th, tengah malam tapi masih belum istrahat. Aku mencoba untuk mendeketi anak tersebut, dan mencoba untuk menggendong nya, dengan cara supaya bapak yang sedang duduk di kursi (yang sedang menghitung uang hasil ngamen menggunakan suling) tidak merasa tersinggung. Aku ga tau harus gimana, tapi karyawan alfamart tersebut bilang, bahwa anak yang itu adalah anak sewaan. Aku juga sempat menyakan kepada bapak yang duduk di kursi itu , bahwa ini anaknya bukan? Anaknya kenapa lemas ? Umur berapa ? Tapi si bapak bilang ,“gatau ibunya yang ngurus, udah di pegang2 banyak orang juga” Ada yang aneh ga sih menurut kalian ? Seharusnya anak itu harus di jaga dan di lindungi.karena anak adalah Titipan dari Tuhan. Bukan malah di sewakan untuk ngamen di jalanan. Aku yakin banget, akan berpengaruh untuk kesehatan dan pertumbuhan si anak, jika setiap hari harus memiliki rutinitas seperti yang di video itu. Mudah2n orang tua anak ini bisa sadar, bahwa yang di lakukan nya itu ga baik untuk anaknya #savechildren @lambe_turah @ratu.gosip @lamiscorner @dinas_sosial_jakarta @kakseto_o @p3htranstv Kejadian : 13 Februari 2018 Pukul : 22.00 Di daerah sarinah..

A post shared by Nana Marlena SM,. (@nanaaelena) on Feb 13, 2018 at 8:26am PST

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Modus Baru Penjual Air Mineral di Tanjung Priok: Paksa dan Pukul Sopir Truk yang Tak Mau Beli

Modus Baru Penjual Air Mineral di Tanjung Priok: Paksa dan Pukul Sopir Truk yang Tak Mau Beli

Megapolitan
Murid SD Kelas 1 dan 2 Wajib Belajar Daring, Dindik Kota Tangerang: Terlalu Dini Pahami Prokes

Murid SD Kelas 1 dan 2 Wajib Belajar Daring, Dindik Kota Tangerang: Terlalu Dini Pahami Prokes

Megapolitan
Jalan Layang Kranji Rawan Kecelakaan, Dishub Kota Bekasi Beberkan 3 Penyebabnya

Jalan Layang Kranji Rawan Kecelakaan, Dishub Kota Bekasi Beberkan 3 Penyebabnya

Megapolitan
Polda Metro Jaya Berencana Gelar Street Race Kedua di Tiga Lokasi Sekaligus

Polda Metro Jaya Berencana Gelar Street Race Kedua di Tiga Lokasi Sekaligus

Megapolitan
Kapasitas PTM Jenjang SD di Kota Tangerang Jadi 50 Persen, Ini Peraturannya

Kapasitas PTM Jenjang SD di Kota Tangerang Jadi 50 Persen, Ini Peraturannya

Megapolitan
Saksi Sebut Pembaiatan di Makassar yang Dihadiri Munarman Terpantik dari Ceramah Rizieq Shihab

Saksi Sebut Pembaiatan di Makassar yang Dihadiri Munarman Terpantik dari Ceramah Rizieq Shihab

Megapolitan
Saat Anies Tak Serius Laksanakan Normalisasi Sungai, Ketua DPRD: Takut Disebut Tukang Gusur

Saat Anies Tak Serius Laksanakan Normalisasi Sungai, Ketua DPRD: Takut Disebut Tukang Gusur

Megapolitan
Dagangan Tak Dibeli, Penjual Minuman Pukul Sopir Truk hingga Pingsan

Dagangan Tak Dibeli, Penjual Minuman Pukul Sopir Truk hingga Pingsan

Megapolitan
Titik Lokasi Banjir Tegal Alur Sudah Surut

Titik Lokasi Banjir Tegal Alur Sudah Surut

Megapolitan
Anies Baswedan Tegaskan ke Relawan untuk Tak Bicara Pilpres 2024

Anies Baswedan Tegaskan ke Relawan untuk Tak Bicara Pilpres 2024

Megapolitan
Fakta Kakek 89 Tahun Tewas Dikeroyok, Diteriaki Maling Usai Senggol Motor dan Diserang Membabi Buta

Fakta Kakek 89 Tahun Tewas Dikeroyok, Diteriaki Maling Usai Senggol Motor dan Diserang Membabi Buta

Megapolitan
Rian Ernest Optimistis Elektabilitas PSI Akan Menanjak karena Sering Kritik Pemerintahan Gubernur Anies

Rian Ernest Optimistis Elektabilitas PSI Akan Menanjak karena Sering Kritik Pemerintahan Gubernur Anies

Megapolitan
Ditindak Polisi Saat Konvoi, Pengemudi Mobil: Kami Tidak Berhenti di Tol untuk Foto-foto

Ditindak Polisi Saat Konvoi, Pengemudi Mobil: Kami Tidak Berhenti di Tol untuk Foto-foto

Megapolitan
Peserta Konvoi di Tol Andara Ungkap Kronologi Dihentikan Polisi, Mulanya Ada Mobil Ugal-ugalan Masuk Rombongan

Peserta Konvoi di Tol Andara Ungkap Kronologi Dihentikan Polisi, Mulanya Ada Mobil Ugal-ugalan Masuk Rombongan

Megapolitan
Pasar Jaya Sediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Pasar Jaya Sediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.