Sandiaga Laporkan Kopaja yang Semprot Asap Knalpot Saat Bersepeda dengan Pejabat DKI

Kompas.com - 16/03/2018, 10:55 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bersama Asisten Pemerintah Bidang Kesejahteraan Rajyat Catur Laswanto (tengah) dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Michael Rolandi usai bersepeda di Balai Kota, Kamis (16/3/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bersama Asisten Pemerintah Bidang Kesejahteraan Rajyat Catur Laswanto (tengah) dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Michael Rolandi usai bersepeda di Balai Kota, Kamis (16/3/2018).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mendapati kopaja mengeluarkan asap knalpot tebal saat ia sedang bersepeda.

Sambil berseloroh, Sandiaga mengatakan, asap tersebut mengenai dua pejabat DKI yang ikut bersepeda, yaitu Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Michael Rolandi dan Asisten Sekda Bidang Kesejahteraan Rakyat Catur Laswanto.

"Tadi ada dua kopaja yang ketangkep karena ngebul dan ngebul-nya ini ngebulin Pak Michael sama Pak Catur. Jadi, langsung saya laporin, mudah-mudahan ditindaklanjuti sama Dishub," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (16/3/2018).

Sandiaga mengingatkan sebentar lagi DKI Jakarta akan menjadi tuan rumah Asian Games. Oleh karena itu, udara di Jakarta harus terbebas dari polusi.

Baca juga: Gaya Sandiaga Bersepeda ke Balai Kota Bersama Pejabat DKI

Sandiaga mengatakan, kopaja tersebut tidak langsung dikandangkan. Dia hanya melaporkannya ke Dishub untuk ditindaklanjuti.

"Difoto lalu biasanya langsung ditindaklanjuti, dilaporkan, karena kami sudah tahu jurusannya ke mana," katanya.

Sandiaga bersepeda bersama pejabat DKI Jakarta dari Jalan Jenggala ke Balai Kota. Dia juga mengelilingi kawasan Monumen Nasional.

Sandiaga mengatakan, dirinya bertemu dengan komunitas sepeda yang juga biasa mengelilingi Monas setiap hari. Komunitas itu mengusulkan pembuatan jalur sepeda. Sebab, pengendara sepeda masih kesulitan melintasi area sekeliling Monas.

Di dekat Stasiun Gambir, dari kopaja hingga ojek online sering berhenti untuk menurunkan penumpang. Sandiaga ingin berbicara dengan PT KAI agar ojek online bisa disediakan tempat naik turun penumpang di sana.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

369 Karyawan Positif Covid-19, PT Epson Hentikan Operasional hingga Sediakan Tempat Isolasi Karyawan

369 Karyawan Positif Covid-19, PT Epson Hentikan Operasional hingga Sediakan Tempat Isolasi Karyawan

Megapolitan
Sempat Tergenang, Banjir di Dekat TPU Karet Bivak Sudah Surut

Sempat Tergenang, Banjir di Dekat TPU Karet Bivak Sudah Surut

Megapolitan
Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Megapolitan
Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Megapolitan
Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Megapolitan
Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Megapolitan
Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Megapolitan
369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

Megapolitan
Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Megapolitan
Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Megapolitan
Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Megapolitan
Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Megapolitan
Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Megapolitan
Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X