Ada Demo, Lalu Lintas di Sekitar Kedubes Arab Saudi Macet

Kompas.com - 20/03/2018, 10:54 WIB
Arus lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said, tepatnya di sekitar Kedutaan Besar Arab Saudi, macet karena ada aksi demonstrasi, Selasa (20/3/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIArus lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said, tepatnya di sekitar Kedutaan Besar Arab Saudi, macet karena ada aksi demonstrasi, Selasa (20/3/2018).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Migrant Care bersama Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), Jaringan Buruh Migran (JBM), Konferedasi Wali Gereja Indonesia (KWI), dan Human Rights Working Group (HRWG) melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Kedutaan Besar Arab Saudi, Jalan HR Rasuna Said, Selasa (20/3/2018).

Akibatnya, arus lalu lintas sekitar Kedutaan Besar Arab Saudi di Jalan HR Rasuna Said arah Menteng, Jakarta Pusat, macet.

Baca juga: Pesan Terakhir Zaini, TKI yang Dieksekusi Mati di Arab Saudi

Berdasarkan pantauan Kompas.com, arus lalu lintas tersendat di jalur lambat. Sementara itu, lalu lintas di jalur cepat tampak ramai kendaraan.

Beberapa petugas polisi dan petugas sekuriti mengatur arus lalu lintas tersebut. Meskipun begitu, polisi tidak menutup jalan. "Enggak ditutup jalurnya, cuma pengaturan," ujar seorang polisi, Suryanta.

Adapun aksi demonstrasi ini digelar untuk memprotes eksekusi hukuman mati seorang tenaga kerja Indonesia ( TKI) asal Madura, Muhammad Zaini Misrin, yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi.

Baca juga: Kisah Perantauan Zaini Misrin yang Berakhir di Tangan Algojo Arab Saudi...

Pemerintah Arab Saudi mengeksekusi Zaini Misrin pada Minggu (18/3/2018). Warga Bangkalan, Madura, itu dituduh membunuh majikannya di Mekkah pada 2004.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jubir Pemerintah: Sesuai Rekomendasi WHO, Mulai Hari Ini Semua Gunakan Masker

Jubir Pemerintah: Sesuai Rekomendasi WHO, Mulai Hari Ini Semua Gunakan Masker

Megapolitan
DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Megapolitan
Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Megapolitan
Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Megapolitan
Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Megapolitan
18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Megapolitan
[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X