Mabuk, Seorang Ayah di Teluk Gong Cabuli Anak Kandungnya - Kompas.com

Mabuk, Seorang Ayah di Teluk Gong Cabuli Anak Kandungnya

Kompas.com - 17/04/2018, 20:17 WIB
Ilustrasi.THINKSTOCK Ilustrasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang anak berinisial TA (15) disetubuhi ayah kandungnya, TRM (43) di rumahnya di kawasan Teluk Gong, Jakarta Utara.

Polsek Metro Penjaringan telah menangkap TRM pada Senin (16/4/2018). Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar mengatakan, dalam keadaan mabuk, TRM menyetubuhi anaknya.

"Pelaku terlebih dahulu mabuk lalu membekap korban yang berada di rumah sendiri," kata Rachmat dalam keterangan tertulis, Selasa (17/4/2018).

Baca juga: Saat Ketua DPR Bicara soal Pelecehan Anak dan Perempuan di Kopi Johny


TRM juga mengancam TA supaya tidak melaporkan perbuatan bejatnya tersebut. Jika melapor, TA diancam akan diusir dan tidak dianggap sebagai anak oleh TRM.

Polisi mengatakan, TRM sudah dua kali menyetubuhi anaknya.

"Perbuatan tersebut dilakukan saat kedua kakak korban tidak ada di rumah," ujarnya. 

Baca juga: Dugaan Pelecehan Anak di Pusat Kebugaran, Wakil Dekan Unair Dilaporkan ke Polisi

Ibu kandung TA yang telah tujuh tahun bercerai dengan TRM melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Penjaringan.

TRM dijerat Pasal 81 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 yang mengatur Perlindungan Anak. TRM terancam hukuman lima tahun penjara.


Terkini Lainnya

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

Nasional
Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Megapolitan
KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

Nasional
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Megapolitan
Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Internasional
Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Nasional
Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Nasional
Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Regional
PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

Megapolitan
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Polisi Ringkus Bandar Narkoba yang Jadikan Mobilnya Gudang Berjalan

Polisi Ringkus Bandar Narkoba yang Jadikan Mobilnya Gudang Berjalan

Megapolitan
Pejabat Rusia: Ukraina Mungkin Bisa Bubar sebagai Negara

Pejabat Rusia: Ukraina Mungkin Bisa Bubar sebagai Negara

Internasional
Pria Bersenjata 'Cutter' Panik Dipergoki Pemilik Rumah Saat Mencuri

Pria Bersenjata "Cutter" Panik Dipergoki Pemilik Rumah Saat Mencuri

Megapolitan

Close Ads X