Polisi Temukan 7 Hektar Ladang Ganja di Aceh

Kompas.com - 26/04/2018, 13:57 WIB
Personel Polres Aceh Besar memusnahkan ladang ganja yang ditemukan di kawasan pegunungan, Kuta Malaka, Samahani, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (8/2/2018). KOMPAS.com/RAJA UMARPersonel Polres Aceh Besar memusnahkan ladang ganja yang ditemukan di kawasan pegunungan, Kuta Malaka, Samahani, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (8/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menemukan ladang Ganja seluas 7 hektar, di wilayah Aceh Besar, Rabu (25/4/2018).

Temuan itu diungkap oleh salah satu anggota Tim Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Polri yang juga merupakan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Suwondo Nainggolan.

"Kami temukan kemarin setelah selama 2 minggu kami melakukan operasi," ujar Suwondo, saat dihubungi, Kamis (26/4/2018).

Baca juga : Polisi Gagalkan Pengiriman 1,42 Kwintal Ganja Menggunakan Truk Modifikasi

Menurutnya, penemuan ladang ganja ini atas kerja sama antara Satgassus Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Suwondo melanjutkan, 7 hektar ladang ganja ini terbagi menjadi dua wilayah terpisah, tetapi masih terletak di wilayah Aceh Besar.

"4 hektar ladang ganja kami temukan di di kawasan Lamteubeuh, Aceh Besar. Sedangkan 3 hektar lainnya di wilayah Hutan Indrapuri," ujar Suwondo.

Baca juga : Warga Bekasi Diciduk Polisi karena Tanam Ganja di Rumahnya

Suwondo belum menjelaskan mengenai detail penemuan tersebut, termasuk mengenai tersangka dan jumlah ganja yang tertanam di ladang tersebut.

"Tim masih melakukan pengembangan, nanti kami informasikan update-nya," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

Megapolitan
Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Megapolitan
4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

Megapolitan
Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Megapolitan
Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Megapolitan
Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Megapolitan
Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi  Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Megapolitan
Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Megapolitan
Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Megapolitan
Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Megapolitan
Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Megapolitan
Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Megapolitan
Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Megapolitan
William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X