Hari H Lebaran, 500 "Pasukan Warna-warni" Disiagakan Jaga Kebersihan Jakpus

Kompas.com - 14/06/2018, 20:36 WIB
Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede, di jalan inspeksi Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017).Kompas.com/Sherly Puspita Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede, di jalan inspeksi Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede mengatakan, pihaknya menyiagakan 500 personel petugas gabungan dalam menjaga kebersihan di Jakarta Pusat, pada hari pertama Lebaran, Jumat (15/6/2018).

Petugas gabungan itu merupakan " pasukan warna-warni" yakni petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU), Sumber Daya Air, Dinas Kehutanan, Satpol PP, Perindustrian dan Energi, dan lainnya.

Mangara mengatakan, hal itu dilakukan untuk tetap menjaga agar kondisi Jakarta Pusat tetap kondusif serta bersih.

Baca juga: Anggota PPSU Siap Memburu Sampah Jalanan pada Malam Takbiran

"(disiagakannya) pasukan dari pemerintah kota, dipastikan Jakarta akan bersih dan siap menyambut 1 Syawal," ujar Mangara, usai melakukan apel pengamanan bersama TNI dan Pemerintah Kota Jakarta Pusat, menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kamis (14/6/2018).

Mangara mengatakan, pihaknya juga menyiagakan petugas dari Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat guna menjangkau para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) musiman.

Baca juga: Lebaran, Pasukan Oranye Tetap Disiagakan

Biasanya PMKS musiman ini kerap mendatangi lokasi keramaian, seperti Masjid Istiqlal, serta kawasan di sekitar Jalan Sudirman hingga MH Thamrin.

"Kami akan siapkan dari Suku Dinas Sosial untuk penjangkauan kepada mereka. Biasanya ada di Thamrin, Sudirman, juga Istiqlal," ujar Mangara.


Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] ISIS Tembak Mati SDF | Israel Serang Hamas

[POPULER INTERNASIONAL] ISIS Tembak Mati SDF | Israel Serang Hamas

Internasional
Peneliti LSI Denny JA: Dinamika Politik hingga 'Error' Jadi Penyebab Hasil Survei Berbeda-beda

Peneliti LSI Denny JA: Dinamika Politik hingga "Error" Jadi Penyebab Hasil Survei Berbeda-beda

Nasional
Risma: Kita Harus Datang ke TPS dan Tentukan Pilihan Kita

Risma: Kita Harus Datang ke TPS dan Tentukan Pilihan Kita

Regional
Peneliti Litbang Kompas: Hasil Survei Masih dalam Rentang 'Margin of Error' Lembaga Lain

Peneliti Litbang Kompas: Hasil Survei Masih dalam Rentang "Margin of Error" Lembaga Lain

Nasional
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Sejumlah Warga Sawah Besar

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Sejumlah Warga Sawah Besar

Megapolitan
Menkominfo: Sebagian Pegawai Desa Gunakan Internet untuk Main Game

Menkominfo: Sebagian Pegawai Desa Gunakan Internet untuk Main Game

Regional
Bawaslu: Pemantau Asing Bukan Hal yang Luar Biasa

Bawaslu: Pemantau Asing Bukan Hal yang Luar Biasa

Nasional
Ternyata, Ada Bungker yang Tembus ke Stasiun Tambun di Gedung Juang

Ternyata, Ada Bungker yang Tembus ke Stasiun Tambun di Gedung Juang

Megapolitan
Dari Bintaro hingga Cinere, Ini Rute Transjakarta yang Terintegrasi Stasiun MRT

Dari Bintaro hingga Cinere, Ini Rute Transjakarta yang Terintegrasi Stasiun MRT

Megapolitan
Biografi Tokoh Dunia: Mahmoud Abbas, Presiden Ke-2 Negara Palestina

Biografi Tokoh Dunia: Mahmoud Abbas, Presiden Ke-2 Negara Palestina

Internasional
Wagub NTT: Kalau Mau lihat Komodo yang Asli, Bayarnya Harus Mahal

Wagub NTT: Kalau Mau lihat Komodo yang Asli, Bayarnya Harus Mahal

Regional
Saat Jokowi Mendadak Beli Durian di Dumai

Saat Jokowi Mendadak Beli Durian di Dumai

Nasional
Satu Murid Calon Pendeta Lolos dari Pembunuhan di OKI, Polisi Tunggu Kondisinya Stabil

Satu Murid Calon Pendeta Lolos dari Pembunuhan di OKI, Polisi Tunggu Kondisinya Stabil

Regional
Pertama Kali, OPD dan Camat se-Surabaya Teken Pakta Integritas Secara Elektronik

Pertama Kali, OPD dan Camat se-Surabaya Teken Pakta Integritas Secara Elektronik

Regional
Wagub Sulut Ingatkan Kembali 7 Prioritas Pembangunan Sulut

Wagub Sulut Ingatkan Kembali 7 Prioritas Pembangunan Sulut

Regional

Close Ads X