Anies: Biarkan Para Pemimpin Partai yang Menentukan...

Kompas.com - 06/07/2018, 15:32 WIB
Anies Basweda setelah menghadiri penutupan Multaqo (pertemuan) ulama dan dai se-asia tenggara, afrika, dan eropa jumat (06/07/2018). KOMPAS.com/-DEAN PAHREVIAnies Basweda setelah menghadiri penutupan Multaqo (pertemuan) ulama dan dai se-asia tenggara, afrika, dan eropa jumat (06/07/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pimpinan partai-partai politik yang akan menentukan tokoh-tokoh untuk maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Ketika berbicara tentang Pilpres, itu wilayahnya para ketua-ketua partai politik, pimpinan partai politik. Jadi mereka yang menentukan, mereka yang membicarakan, kita tunggu saja seperti apa," kata Anies di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2018).

Anies menambahkan, saat ini sudah ada beberapa tokoh yang diajukan menjadi calon presiden maupun wakil presiden.

Baca juga: Tawarkan Anies Jadi Capres ke Gerindra, PKS Inginkan Calon Anak Muda

Oleh karena itu, ia enggan mengurusi hal itu.

Partai politiklah yang berwenang menentukan tokoh-tokoh mana saja yang akan diajukan menjadi calon presiden atau wakil presiden pada Pilpres 2019.

"Prinsip saya adalah sederhana, saya sampaikan dari awal bahwa sudah ada calon, kan, selama ini, biarkan para pimpinan partai menentukan," ujar Anies. 

Baca juga: Jika Koalisi dengan Gerindra, PAN Setuju Prabowo Dipasang dengan Anies

Nama Anies kian digadang-digadang maju pada Pilpres 2019.

Anies dipasangkan dengan sejumlah kader partai, salah satunya dengan politisi senior PKS Ahmad Heryawan.

Selain itu, ia juga dipasangkan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. 

Baca juga: Triwisaksana: Sayang kalau Anies Harus Naik ke Pentas Nasional

Anies meminta publik tidak membayangkan terlalu jauh karena ia tengah bekerja di Jakarta. 

"Sekarang saya sedang menjalani tugas di Jakarta," ucapnya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Megapolitan
Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Megapolitan
Afifah Sindir Hasil 15 Tahun PKS Berkuasa di Depok, Imam: Jawabnya Terlalu Jauh

Afifah Sindir Hasil 15 Tahun PKS Berkuasa di Depok, Imam: Jawabnya Terlalu Jauh

Megapolitan
Debat Pilkada Depok, Imam dan Pradi Malah Saling Tuduh soal Singkatan

Debat Pilkada Depok, Imam dan Pradi Malah Saling Tuduh soal Singkatan

Megapolitan
Imam Mengaku 20 Tahun Bekerja untuk Depok, Afifah: Yang Terjadi Kita Jauh Tertinggal

Imam Mengaku 20 Tahun Bekerja untuk Depok, Afifah: Yang Terjadi Kita Jauh Tertinggal

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: Pasien Covid-19 di Tangerang Kota Tembus 402, Terbanyak dari Karawaci

UPDATE 4 Desember: Pasien Covid-19 di Tangerang Kota Tembus 402, Terbanyak dari Karawaci

Megapolitan
Jelang Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Mengaku Dapat Wejangan dari Ma'ruf Amin

Jelang Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Mengaku Dapat Wejangan dari Ma'ruf Amin

Megapolitan
Debat Pilkada Depok, Pradi Salah Sebut Nomor Urut Sendiri

Debat Pilkada Depok, Pradi Salah Sebut Nomor Urut Sendiri

Megapolitan
TPU Pondok Ranggon Penuh, Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Tegal Alur Naik Dua Kali Lipat

TPU Pondok Ranggon Penuh, Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Tegal Alur Naik Dua Kali Lipat

Megapolitan
30 Guru dan Karyawan Positif Covid-19, MAN 22 Baru Adakan Sekolah Tatap Muka Februari 2021

30 Guru dan Karyawan Positif Covid-19, MAN 22 Baru Adakan Sekolah Tatap Muka Februari 2021

Megapolitan
Idris Bantah jika Depok Disebut Kota Intoleran

Idris Bantah jika Depok Disebut Kota Intoleran

Megapolitan
Debat Pilkada Depok, Pradi: Lembaga Banyak Dikuasai Kelompok Pak Idris

Debat Pilkada Depok, Pradi: Lembaga Banyak Dikuasai Kelompok Pak Idris

Megapolitan
Persiapan TPU Rorotan untuk Jenazah Pasien Covid-19 Sudah Capai 70 Persen

Persiapan TPU Rorotan untuk Jenazah Pasien Covid-19 Sudah Capai 70 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X