Hari Terakhir "Job Fair" Kota Tangerang Disesaki Para Pencari Kerja

Kompas.com - 26/07/2018, 21:10 WIB
Sejumlah calon pelamar kerja mengunjungi stand perusahaan saat acara Job Fair di Metropolis Town Square, Tangerang, Banten, Kamis (26/7/2018). Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang mencatat sebanyak 74.981 jiwa berusia produktif saat ini berstatus penggangguran. ANDREAS LUKAS ALTOBELISejumlah calon pelamar kerja mengunjungi stand perusahaan saat acara Job Fair di Metropolis Town Square, Tangerang, Banten, Kamis (26/7/2018). Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang mencatat sebanyak 74.981 jiwa berusia produktif saat ini berstatus penggangguran.


KOTA TANGERANG, KOMPAS.com - Job fair Kota Tangerang yang berlangsung di Metropolis Mall Town Square dibanjiri para pencari kerja di hari terakhir penyelenggaraannya, Kamis (26/7/2018). 

Diketahui, acara yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang sejak 24 Juli kemarin mulai 09.00-15.00 itu menghadirkan 48 perusahaan. 

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi Kamis siang, para pencari kerja tersebar di stan masing-masing perusahaan. Para pencari kerja ramai mengunjungi stan yang bergerak di bidang kuliner, produk kesehatan, bank, rumah sakit dan transportasi. 

Jalur antar-stan yang hanya berjarak 2 meter membuat jalan di lokasi acara menjadi sesak, mesti tetap masih bisa dilewati.

Baca juga: Polisi Bantah Ada Korban Terinjak-injak di Job Fair Kota Tangerang  

Namun, keramaian hari terakhir ini tidak seperti hari pertama Selasa (24/7/2018) kemarin, yang hangat diperbincangkan di media sosial.

Sempat disebutkan bahwa terjadi insiden adanya pencari kerja yang terinjak-injak karena berdesakan. Namun, hal tersebut telah dibantah pihak kepolisian.

"Tidak ada yang terinjak. Tidak ada korban juga, hanya memang berdesak-desakan," kata Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Sawono saat dikonfirmasi, Kamis. 

Demi menjaga keamanan agar pengunjung tertib, sejumlah pihak keamanan berjaga di sekitar job fair, baik dari pihak keamanan mal, polisi dan juga Satpol PP. Mereka bahkan memasang garis pembatas area publik dan job fair.

Disnaker Kota Tangerang menyedikan panggung musik di depan stan peserta job fair dan ada pula beberapa bangku tempat menunggu di depan panggung.

Seorang lulusan Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang Fajri (24) menyempatkan datang ke job fair, meski telah memasuki hari terakhir dua jam sebelum penutupan.

Ia datang bersama seorang temannya untuk melamar kerja dan menaruh surat lamaran di sana, dan optimistis bisa diterima kerja.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Megapolitan
Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Megapolitan
Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Megapolitan
Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Megapolitan
Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Megapolitan
Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Megapolitan
Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Megapolitan
Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Megapolitan
Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Megapolitan
Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X