Bermodus Ojek "Online", Pria Ini Selundupkan 20.000 Butir "Happy Five"

Kompas.com - 27/08/2018, 17:01 WIB
Ilustrasi narkoba ThinkstockIlustrasi narkoba

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menangkap seorang pria berinisial S di kawasan Ahmad Yani, Kota Tangerang karena telah menyelundupkan salah satu jenis psikotropika, happy five pada Sabtu (25/8/2018). 

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Dony Alexander mengatakan, S menyelundupkan happy five dengan mengenakan jaket salah satu aplikasi ojek online untuk menghindari kecurigaan masyarakat dan polisi.

"Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat dan kami lakukan penyelidikan sekitar 1 bulan," ujar Dony di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (27/8/2018).

Baca juga: Ekstasi, Happy Five, dan Sabu Diamankan dari 3 Wilayah di Jakbar

Saat itu, petugas melihat S yang mengenakan jaket ojek online melintas dengan membawa sebuah kardus besar di bagian belakang kendaraan roda duanya.

Polisi curiga kardus tersebut berisi barang terlarang.

Polisi kemudian menghentikan kendaraan S dan mengecek barang bawaannya.

Baca juga: Putra Jeremy Thomas Menyesal Pesan Happy Five

"Yang bersangkutan awalnya enggak mengakui kalau ada barang haram. Dia juga tidak mengakui bekerja sebagai kurir atau pengedar," kata Dony.

Setelah dilakukan interogasi, S mengaku bahwa di dalam kardus tersebut berisi 20.000 butir happy five yang dikemas dalam bungkus makanan asal Taiwan.

Kepada polisi, S mengaku diperintahkan tersangka lain berinisial E untuk mengantarkan paket happy five tersebut kepada H.

Baca juga: Polisi: Putra Jeremy Thomas Akui Pesan Happy Five

"Kami lalu melakukan control delivery dan kami tangkap H di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat," ujarnya. 

Menurut polisi, H merupakan residivis kasus narkoba yang baru selesai menjalani masa hukumannya tahun lalu.

Polisi menduga, psikotropika asal Taiwan ini dikirimkan ke Indonesia melalui jalur udara.

Baca juga: Polisi Kantongi Bukti Transfer Putra Jeremy Thomas Pesan Happy Five

Polisi masih mengejar pelaku E dan membongkar jaringan peredaran narkotika ini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Kota Tangerang Diperpanjang Satu Bulan

PSBB Kota Tangerang Diperpanjang Satu Bulan

Megapolitan
Musim Hujan Datang, Pemkot Jaktim Baru Mulai Bersihkan Selokan dan Bangun Sumur Resapan di Cibubur

Musim Hujan Datang, Pemkot Jaktim Baru Mulai Bersihkan Selokan dan Bangun Sumur Resapan di Cibubur

Megapolitan
Wagub DKI: Tempat Pengungsian Korban Banjir Disiapkan Dua Kali Lipat demi Jaga Jarak

Wagub DKI: Tempat Pengungsian Korban Banjir Disiapkan Dua Kali Lipat demi Jaga Jarak

Megapolitan
Pemprov dan DPRD DKI Bahas Rancangan Perda soal Covid-19

Pemprov dan DPRD DKI Bahas Rancangan Perda soal Covid-19

Megapolitan
Gate 13 Stadion Patriot Kini Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Gate 13 Stadion Patriot Kini Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Megapolitan
Anies Terbitkan Ingub Pengendalian Banjir di Musim Pancaroba

Anies Terbitkan Ingub Pengendalian Banjir di Musim Pancaroba

Megapolitan
2.832 Meter Kubik Sampah Diangkut dari 2 Pintu Air di Jakarta, Kemarin

2.832 Meter Kubik Sampah Diangkut dari 2 Pintu Air di Jakarta, Kemarin

Megapolitan
[Update Covid-19 Depok 22 September]: 102 Kasus Baru, 3 Pasien Meninggal

[Update Covid-19 Depok 22 September]: 102 Kasus Baru, 3 Pasien Meninggal

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini, Bogor Hujan

BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini, Bogor Hujan

Megapolitan
Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Megapolitan
Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Megapolitan
Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Megapolitan
Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Megapolitan
57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X