Hindari Premanisme, Warga Diminta Tinggalkan Kawasan Kota Tua Pukul 22.00

Kompas.com - 02/09/2018, 22:35 WIB
Gerimis tak menyurutkan minat warga untuk nonton bareng (nobar) closing ceremony Asian Games 2018 di pelataran Museum Fatahillah, Minggu (2/9/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaGerimis tak menyurutkan minat warga untuk nonton bareng (nobar) closing ceremony Asian Games 2018 di pelataran Museum Fatahillah, Minggu (2/9/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Acara nonton bareng (nobar) closing ceremony Asian Games 2018 di pelataran Museum Fatahillah, Jakarta Barat, Minggu (2/9/2010) telah usai.

Melalui pengeras suara, tim dari Tourism Information Center Kota Tua mengimbau warga untuk segera meninggalkan kawasan Kota Tua mengingat waktu telah menunjukkan pukul 22.00 WIB.

"Diimbau kepada seluruh warga agar segera meninggalkan kawasan Kota Tua. Kami harap tidak ada pengunjung yang masih masih berada di kawasan Kota Tua lebih dari pukul 22.00," ujar seorang petugas, Minggu.

"Jika kami menemui masih ada warga yang masih berada di lokasi ini hingga lewat pukul 22.00, maka kami akan pulangkan dengan paksa," kata petugas itu.


Baca juga: Bubaran Penutupan Asian Games, Jalan Jenderal Sudirman Tersendat

Efan, salah satu petugas Tourism Information Center Kota Tua menyampaikan, imbauan ini dimaksudkan untuk menghindari aksi premanisme di kawasan itu.

"Kawasan ini kan rawan. Jadi demi ketertiban dan keamanan warga sendiri kami minta segera meninggalkan kawasan Kota Tua," ujar Efan saat ditemui Kompas.com, Minggu.

Efan mengatakan, hal ini berlaku setiap hari. Setiap malam, kata dia, ada 22 orang petugas Tourism Information Center Kota Tua yang disiagakan untuk berpatroli.

Baca juga: Tiga Kesuksesan Indonesia di Asian Games 2018 Menurut Wapres Kalla

Petugas akan berjaga hingga pukul 08.00. Tugas patroli ini tentunya melengkapi tugas satpol PP di kawasan tersebut.

"Nanti kami akan sisir lokasi ini. Jangan sampai masih ada warga yang nongkrong lebih malam lagi," sebutnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Kata Ahok soal Bus Zhong Tong yang Dulu Dia Soroti Kini Beroperasi Kembali

Ini Kata Ahok soal Bus Zhong Tong yang Dulu Dia Soroti Kini Beroperasi Kembali

Megapolitan
TPU Pondok Ranggon Kekurangan SDM untuk Pelayanan

TPU Pondok Ranggon Kekurangan SDM untuk Pelayanan

Megapolitan
Krisis Makam, TPU Pondok Ranggon Overload Pada Januari 2020

Krisis Makam, TPU Pondok Ranggon Overload Pada Januari 2020

Megapolitan
Nunung Akan Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Hari Ini

Nunung Akan Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Hari Ini

Megapolitan
Fraksi PAN Kritik Sanitasi Air di Jakarta Pada 2 Tahun Kepemimpinan Anies

Fraksi PAN Kritik Sanitasi Air di Jakarta Pada 2 Tahun Kepemimpinan Anies

Megapolitan
12 Klaim Keberhasilan Anies Selama 2 Tahun Pimpin Jakarta

12 Klaim Keberhasilan Anies Selama 2 Tahun Pimpin Jakarta

Megapolitan
Ketika Wiranto dan Kivlan Zen Disatukan Nasib, Berseteru dan Bersimpati di RSPAD

Ketika Wiranto dan Kivlan Zen Disatukan Nasib, Berseteru dan Bersimpati di RSPAD

Megapolitan
Catatan Fraksi PDI-P di 2 Tahun Kepemimpinan Anies, dari Penanganan Banjir hingga Rumah DP 0 Rupiah

Catatan Fraksi PDI-P di 2 Tahun Kepemimpinan Anies, dari Penanganan Banjir hingga Rumah DP 0 Rupiah

Megapolitan
Anies Klaim Tingkat Kemacetan Jakarta pada 2018 Menurun dibandingkan 2017

Anies Klaim Tingkat Kemacetan Jakarta pada 2018 Menurun dibandingkan 2017

Megapolitan
Evaluasi 2 Tahun Anies Jadi Gubernur, PKS Sebut Realisasi Rumah DP 0 Lambat

Evaluasi 2 Tahun Anies Jadi Gubernur, PKS Sebut Realisasi Rumah DP 0 Lambat

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Tanah Abang-Bogor Merupakan PHL Pemkot Jakarta Barat

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Tanah Abang-Bogor Merupakan PHL Pemkot Jakarta Barat

Megapolitan
Regulasi Sudah Dipermudah, Pemerintah Harap Banyak Kapal Pesiar Asing Masuk Indonesia

Regulasi Sudah Dipermudah, Pemerintah Harap Banyak Kapal Pesiar Asing Masuk Indonesia

Megapolitan
2 Tahun Pimpin Jakarta, Anies Klaim Bangun 4 Rumah Aman Anak dan Perempuan

2 Tahun Pimpin Jakarta, Anies Klaim Bangun 4 Rumah Aman Anak dan Perempuan

Megapolitan
Anies Masuki Masa Jabatan 2 Tahun Tanpa Wagub

Anies Masuki Masa Jabatan 2 Tahun Tanpa Wagub

Megapolitan
Kondisi Terkini Wiranto Setelah Insiden Penusukan Enam Hari Lalu

Kondisi Terkini Wiranto Setelah Insiden Penusukan Enam Hari Lalu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X