Limbah yang Dibuang Dekat KBT Bersumber dari Selokan

Kompas.com - 07/09/2018, 18:25 WIB
Truk tangki berwarna kuning yang tertangkap tangan tengah membuang limbah berupa endapan lumpur ke lahan hijau di dekat aliran Kanal Banjir Timur, Marunda, Jumat (7/9/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DTruk tangki berwarna kuning yang tertangkap tangan tengah membuang limbah berupa endapan lumpur ke lahan hijau di dekat aliran Kanal Banjir Timur, Marunda, Jumat (7/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Limbah yang dibuang di lahan dekat aliran Kanal Banjir Timur (KBT), Marunda, Jakarta Utara, Jumat (7/9/2018), berasal dari selokan di kawasan Marunda Center.

Hal tersebut diungkapkan Andriyana, supir truk yang terciduk tengah membuang limbah berwarna abu-abu dari truk yang dikendarainya ke lahan itu.

"Dari selokan aja dari got, daerah Marunda Center. Saya ini disuruh pesanan, dari perorangan (bukan perusahaan)," kata Andriyana kepada wartawan.

Andriyana mengaku baru dua kali membuang limbah ke lahan tersebut. Ia mengatakan hanya menuruti perintah atasannya untuk membuang limbah ke lahan tersebut.

Baca juga: Sebuah Truk Ditangkap Saat Buang Limbah Dekat KBT

"Air selokan ambil ya kalau ada perintah aja. Saya cuma terima disuruh aja, saya cuma disuruh ambil terus siram atau buang, sesuai perintah aja. Kalau ada aja, kalau enggak ya nggak," ujar dia.

Andriyana menambahkan, dia juga tidak tahu siapa pemilik lahan yang menjadi tempatnya membuang limbah.

 Andriyana ditangkap saat tengah membuang limbah berupa endapan lumpur di lahan hijau di dekat aliran Kanal Banjir Timur, Jumat siang.

Limbah tersebut sempat menimbulkan bau menyengat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Unggahan Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Viral Unggahan Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Megapolitan
Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Megapolitan
Polri Buka Kembali Layanan Pembuatan dan Perpanjangan SIM, STNK, dan BPKB

Polri Buka Kembali Layanan Pembuatan dan Perpanjangan SIM, STNK, dan BPKB

Megapolitan
Belasan Ribu Orang Langgar PSBB di Jakarta, Total Denda Hampir Rp 600 Juta

Belasan Ribu Orang Langgar PSBB di Jakarta, Total Denda Hampir Rp 600 Juta

Megapolitan
Galaunya Ibu Hamil gara-gara Corona...

Galaunya Ibu Hamil gara-gara Corona...

Megapolitan
Anies Sebut Krisis Ekonomi Mulai Terasa di Jakarta Dampak Covid-19

Anies Sebut Krisis Ekonomi Mulai Terasa di Jakarta Dampak Covid-19

Megapolitan
Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Megapolitan
UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

Megapolitan
Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Megapolitan
Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X