Bawaslu Selidiki Guru SMAN 87 yang Diduga Beri Doktrin Anti-Jokowi

Kompas.com - 10/10/2018, 16:32 WIB
SMAN 87 JakartaKOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR SMAN 87 Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) DKI Jakarta, Rabu (10/10/2018), meminta keterangan seorang guru di SMAN 87 Jakarta yang diduga telah mendoktrin siswanya untuk membenci Presiden Joko Widodo atau Jokowi

Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Puadi mengatakan, penyelidikan itu bermula dari keluhan satu orangtua murid SMAN itu yang viral di media sosial.

Orangtua itu mengeluhkan, anaknya dan siswa SMAN 87 lainnya telah dikumpulkan seorang guru berinisial N di sebuah tempat ibadah dan ditunjukkan video tentang gempa di Palu, Sulawesi Tengah.

Menurut pesan dari orangtua murid itu, N menngemukakan kepada murid-muridnya bahwa banyaknya korban pada gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah akibat ulah Presiden Jokowi.


Baca juga: Menag: Jangan Terpecah Belah Hanya gara-gara Beda Pilihan di Pilpres

Namun, Bawaslu belum bisa menghubungi orangtua tersebut karena ponselnya tak aktif.

"Untuk bisa membuktikan ada duagaan pelanggaran pemilu atau enggak kami mintai keterangan, tujuh hari sejak kami ketahui. Kami minta keterangan lagi kepada kepala sekolah, gurunya, dan cari informasi orangtua yang lapor," kata Puadi di SMAN 87, Rabu.

Puadi mengatakan, Bawaslu tak melakukan pemeriksaan terhadap N. Pihaknya hanya melakukan investigasi awal.

N membantah tuduhan itu kepada pihak sekolah dan Bawaslu.

"Kami minta keterangan guru tersebut. Mintai informasi apakah ada hal salah menyampaikan ke siswa sehingga ada laporan orangtua siswa yang tidak suka tindakan tersebut," kata Puadi.

Jika tuduhan itu terbukti, kata Puadi, N bisa diproses secara hukum sesuai Undang-undang Pemilu Pasal 280 ayat (1) huruf c, d, dan h.

Pasal itu berbunyi, “Pelaksana, peserta, dan tim kampanye Pemilu dilarang: c) menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon, dan/atau Peserta Pemilu yang lain; d) menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat; dan h) menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan.

Hingga pukul 15.45 WIB, N masih dimintai keterangan oleh Bawaslu dan Dinas Pendidikan DKI.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

1.790 Orang Lolos Seleksi Beli Rusunami DP Rp 0

1.790 Orang Lolos Seleksi Beli Rusunami DP Rp 0

Megapolitan
Warga Tanah Galian Unjuk Rasa Tuntut Hak Pembebasan Lahan untuk Kereta Api Cepat

Warga Tanah Galian Unjuk Rasa Tuntut Hak Pembebasan Lahan untuk Kereta Api Cepat

Megapolitan
Olah TKP Selesai, GT Rawamangun dan Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kembali Dibuka

Olah TKP Selesai, GT Rawamangun dan Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kembali Dibuka

Megapolitan
Baru Bebas, Kris Hatta Ditangkap Lagi atas Kasus Dugaan Penganiayaan

Baru Bebas, Kris Hatta Ditangkap Lagi atas Kasus Dugaan Penganiayaan

Megapolitan
Ditangkap di Lapas, Pemasok Narkoba untuk Nunung Seorang Narapidana

Ditangkap di Lapas, Pemasok Narkoba untuk Nunung Seorang Narapidana

Megapolitan
Tol Wiyoto Wiyono Arah Cawang Ditutup Sementara, Arus Kendaraan Dialihkan

Tol Wiyoto Wiyono Arah Cawang Ditutup Sementara, Arus Kendaraan Dialihkan

Megapolitan
Tiba di Kantor Nasdem, Anies Bilang Tak Bahas Urusan Politik

Tiba di Kantor Nasdem, Anies Bilang Tak Bahas Urusan Politik

Megapolitan
Tawuran di Petamburan, Warga Gunakan Petasan dan Batu

Tawuran di Petamburan, Warga Gunakan Petasan dan Batu

Megapolitan
Waspada Grooming, Modus Pencabulan Anak dengan Membangun Hubungan!

Waspada Grooming, Modus Pencabulan Anak dengan Membangun Hubungan!

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemasok Narkoba ke Nunung yang Sempat Buron

Polisi Tangkap Pemasok Narkoba ke Nunung yang Sempat Buron

Megapolitan
Diundang Surya Paloh, Anies Mengaku Hanya Akan Bicara Jakarta

Diundang Surya Paloh, Anies Mengaku Hanya Akan Bicara Jakarta

Megapolitan
Kebakaran Lahan Parkir di Pademangan, Belasan Kendaraan Ikut Hangus

Kebakaran Lahan Parkir di Pademangan, Belasan Kendaraan Ikut Hangus

Megapolitan
Semrawutnya Lalu Lintas di Sekitar Stasiun Palmerah yang Bikin Stres...

Semrawutnya Lalu Lintas di Sekitar Stasiun Palmerah yang Bikin Stres...

Megapolitan
Ada Olah TKP Kecelakaan Truk Pertamina, Gerbang Tol Rawamangun Ditutup Sementara

Ada Olah TKP Kecelakaan Truk Pertamina, Gerbang Tol Rawamangun Ditutup Sementara

Megapolitan
Pengacara Ini Akan Bersaksi untuk Kivlan Zen dalam Sidang Praperadilan

Pengacara Ini Akan Bersaksi untuk Kivlan Zen dalam Sidang Praperadilan

Megapolitan
Close Ads X