Kompas.com - 18/10/2018, 20:58 WIB
Barang bukti pengedaran uang palsu yang diungkap polisi di Hotel Merdeka, Jalan Ir Juanda, Bekasi Timur, Senin (10/9/2018). KOMPAS.com/-DEAN PAHREVIBarang bukti pengedaran uang palsu yang diungkap polisi di Hotel Merdeka, Jalan Ir Juanda, Bekasi Timur, Senin (10/9/2018).
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Satuan Polres Metro Bekasi Kota mengamankan dua pelaku penipuan uang palsu.

Kedua pelaku, Parsono (48) dan Nanang (34), ditangkap setelah polisi menyamar sebagai pembeli di Bundara Tol JORR, Jalan Wibawa Mukti 1, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi pada Rabu (17/10/2018).

Kasat reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Jairus Saragih mengatakan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa di tempat kejadian perkara kerap ada penipuan uang palsu.

Warga menginformasikan ada orang yang menawarkan uang Rp 1 miliar dengan harga Rp 500 juta. Polisi pun melakukan penyelidikan dengan menyamar sebagai pembeli.

Baca juga: Edarkan Uang Palsu Rp 1,8 Miliar, 3 Pelaku Ditangkap

Saat bertemu pelaku di TKP, polisi yang menyamar sebagai pembeli itu melakukan transaksi di dalam mobil.

Pelaku kemudian menunjukkan satu lembar uang pecahan Rp 100.000 asli agar pembeli percaya bahwa uang lain yang ada di dalam tas itu juga uang asli.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dua pelaku penjual uang palsu sebesar Rp 1Miliar dibekuk polisi di Bekasi, Kamis (18/10/2018).KOMPAS.com/-DEAN PAHREVI Dua pelaku penjual uang palsu sebesar Rp 1Miliar dibekuk polisi di Bekasi, Kamis (18/10/2018).
Pelaku menjual uang Rp 1 miliar dalam tas itu seharga Rp 500 juta. Pembeli pun langsung membeli uang sebesar Rp 1 miliar tersebut kemudian pelaku bergegas pergi.

Saat itulah polisi yang menyamar sebagai pembeli menangkap pelaku.

"Kita langsung kejar dan kita tangkap mereka. Benar mereka bawa ada beberapa orang membawa uang palsu itu. Dua pelaku langsung kami tangkap satu pelaku kabur," kata Jairus di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (18/10/2018).

Baca juga: 2 Pria Ini Edarkan Uang Palsu hingga Rp 100 Juta ke Bandung, Bekasi, dan Garut

Jairus menjelaskan, menurut pengakuan pelaku, mereka baru pertama kali melakukan aksi penipuan uang palsu.

"Pelaku juga diduga pakai cara hipnotis dan gerak cepat langsung kabur saat mengelabui korban, kami temukan uang palsu atau mainan Rp 1 miliar pecahan seratus ribu di dalam tas dan uang asli Rp 100.000," ucap Jairus.

Hingga kini, polisi masih memburu pelaku lainnya yang kabur. Adapun barang bukti yang diamankan pihak kepolisian yakni uang mainan pecahan Rp 100.000 sebanyak 100 ikat senilai Rp 1 miliar.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 378 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang Capai Rp 675 Juta, Anggota Dewan: Kami Cuma Terima

Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang Capai Rp 675 Juta, Anggota Dewan: Kami Cuma Terima

Megapolitan
Bansos Telat Cair, Wagub DKI: Tiap Tahun Data Harus Dimutakhirkan

Bansos Telat Cair, Wagub DKI: Tiap Tahun Data Harus Dimutakhirkan

Megapolitan
83 Persen Tenaga Pendidik di Jakarta Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

83 Persen Tenaga Pendidik di Jakarta Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Kecelakaan di Jalan DI Panjaitan, Satu Pemotor Tewas di Tempat, Penabrak Kabur

Kecelakaan di Jalan DI Panjaitan, Satu Pemotor Tewas di Tempat, Penabrak Kabur

Megapolitan
Video Viral Aparat Kelurahan Paninggilan Utara Lakukan Pungli, Camat Ciledug Cari Pelaku

Video Viral Aparat Kelurahan Paninggilan Utara Lakukan Pungli, Camat Ciledug Cari Pelaku

Megapolitan
4 Kali Minus, Ekonomi Jakarta Akhirnya Tumbuh 10,91 Persen pada Kuartal Kedua 2021

4 Kali Minus, Ekonomi Jakarta Akhirnya Tumbuh 10,91 Persen pada Kuartal Kedua 2021

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Ikut Vaksinasi Covid-19, Sempat Ragu tapi Khawatir Jadi Syarat Persalinan

Cerita Ibu Hamil Ikut Vaksinasi Covid-19, Sempat Ragu tapi Khawatir Jadi Syarat Persalinan

Megapolitan
Anggaran Baju Anggota Dewan Capai Rp 675 Juta, Ketua DPRD Tangerang: Aku Enggak Ngerti

Anggaran Baju Anggota Dewan Capai Rp 675 Juta, Ketua DPRD Tangerang: Aku Enggak Ngerti

Megapolitan
463.810 Warga Bekasi Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

463.810 Warga Bekasi Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Hendak Buat Konten Video, Remaja Tewas Tertabrak Saat Adang Truk di Cisauk

Hendak Buat Konten Video, Remaja Tewas Tertabrak Saat Adang Truk di Cisauk

Megapolitan
Meningkat, Penjualan Daging Beku Jadi Peluang Bisnis Menggiurkan Saat Pandemi

Meningkat, Penjualan Daging Beku Jadi Peluang Bisnis Menggiurkan Saat Pandemi

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: Tambah 2.311 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2.770 Orang Berhasil Sembuh

UPDATE 5 Agustus: Tambah 2.311 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2.770 Orang Berhasil Sembuh

Megapolitan
Fakta Pemborosan Rp 7 Miliar Anggaran untuk Pengadaan Masker dan Alat Rapid Test oleh Pemprov DKI

Fakta Pemborosan Rp 7 Miliar Anggaran untuk Pengadaan Masker dan Alat Rapid Test oleh Pemprov DKI

Megapolitan
Tak Ditahan, Tersangka Kasus Pornografi Dinar Candy Hanya Dikenai Wajib Lapor

Tak Ditahan, Tersangka Kasus Pornografi Dinar Candy Hanya Dikenai Wajib Lapor

Megapolitan
Jadi Tersangka karena Berbikini di Pinggir Jalan, Dinar Candy Tidak Ditahan

Jadi Tersangka karena Berbikini di Pinggir Jalan, Dinar Candy Tidak Ditahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X