Fakta Pasar Blok G, "Dihidupkan" Era Jokowi hingga Pedagang Belum Tahu soal Revitalisasi

Kompas.com - 19/10/2018, 10:33 WIB
Pasar Blok G, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Senin (23/1/2017). Mikhael GewatiPasar Blok G, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Senin (23/1/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar Blok G Tanah Abang akan direvitalisasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menarik minat masyarakat berbelanja di Blok G.

Revitalisasi itu masuk ke dalam program penataan kawasan Tanah Abang tahap dua setelah pembangunan jembatan multiguna atau skybridge rampung.

Seperti diketahui, Pasar Blok G 'dihidupkan' saat era kepemimpinan mantan Gubernur DKI Joko Widodo dan telah direncanakan untik direvitalisasi sejak kepemimpinan mantan Gubernur Ahok.

Menempatkan PKL

Catatan Kompas.com tahun 2013, Pasar Blok G Tanah Abang dihidupkan saat kepemimpinan mantan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Kebijakan itu diambil untuk menata kawasan Tanah Abang.

Saat itu, Blok G diperuntukkan bagi para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di trotoar kawasan Tanah Abang.

Jokowi bersama jajaran Pemprov DKI meresmikan Pasar Blok G pada 2 September 2013.

Baca juga: 4 Rencana untuk Pedagang Pasar Blok G Tanah Abang...

Namun, para pedagang tak bertahan lama berdagang di Blok G karena kondisi yang sepi.

Sebagian pedagang memilih berdagang di trotoar sepanjang kawasan Tanah Abang. Sebagian lainnya bertahan di blok G dengan kondisi sepi pembeli.

Rencana revitalisasi era Gubernur Ahok

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X