"Progress" MRT dan LRT Dorong Pertumbuhan Ekonomi DKI Kuartal III

Kompas.com - 06/11/2018, 09:52 WIB
MRT di Depo Lebak Bulus, Selasa (28/8/2018) KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGI MRT di Depo Lebak Bulus, Selasa (28/8/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kantor perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta mencatat, pertumbuhan ekonomi Ibu Kota untuk kuartal III 2018 sebesar 6,14 persen (year on year).

Pendorong utama pertumbuhan ekonomi DKI kuartal III adalah pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi pada pembangunan jalur MRT dan LRT. 

"Pertumbuhan PMTB disumbang oleh progress pembangunan jalur MRT dan LRT serta datangnya beberapa set rangkaian keretanya secara bertahap di triwulan III," kata Kepala BI DKI Jakarta Trisno Nugroho melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (6/11/2018).

Baca juga: MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Ditargetkan Angkut 65.000 Penumpang Per Hari

Trisno menjelaskan, faktor lain yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi DKI 6,14 persen yaitu dari kegiatan konsolidasi partai-partai politik.

Konsolidasi yang dimaksud dalam rangka menyongsong pemilu legislatif serta pemilihan presiden tahun 2019 mendatang.

"Kegiatan konsolidasi itu turut mendorong Konsumsi Lembaga Non Publik yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh lebih baik dibandingkan triwulan sebelumnya," tutur Trisno.

Dalam hal konsumsi pemerintah juga didapati kinerja yang lebih baik dibanding kuartal sebelumnya karena semakin dekat dengan akhir tahun dan periode tutup buku.

Kondisi itu membuat realisasi dan penyerapan anggaran lebih terakselerasi dibanding awal hingga tengah tahun 2018.

Meski begitu, BI mencatat ada perlambatan pada pertumbuhan konsumsi rumah tangga kuartal III ini.

Baca juga: Ini Usulan Tarif MRT Jakarta...

Perlambatan dikarenakan normalisasi dari belanja masyarakat yang cukup tinggi pada kuartal II 2018, khususnya selama bulan puasa, Idul Fitri, serta masa libur tahun ajaran baru sekolah.

BI memprediksi, pertumbuhan ekonomi DKI kuartal IV 2018 masih akan positif, dengan investasi sebagai pendorong utama sumber pertumbuhan ekonomi.

Investasi dalam hal pembangunan infrastruktur yang diperkirakan akan kembali digenjot akhir tahun ini, dalam wujud pembangunan jalur MRT fase kedua, enam ruas tol dalam kota, hingga proses lanjutan pembangunan jalur LRT.

"Sisi konsumsi juga akan jadi faktor utama yang mendorong perekonomian, khususnya peningkatan konsumsi rumah tangga menjelang libur akhir tahun dan konsumsi pemerintah dalam optimalisasi penyerapan anggaran dan pemenuhan target program kerja," tutur Trisno.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tertibkan Permukiman Liar di Sekitar Tumpukan Sampah di Bekasi Barat

Pemkot Tertibkan Permukiman Liar di Sekitar Tumpukan Sampah di Bekasi Barat

Megapolitan
Antisipasi Banjir, BPBD Kota Tangerang Tambah Tempat Pengungsian

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Tangerang Tambah Tempat Pengungsian

Megapolitan
Daya Beli Masyarakat Menurun, Banyak Pengusaha Warteg Terancam Gulung Tikar

Daya Beli Masyarakat Menurun, Banyak Pengusaha Warteg Terancam Gulung Tikar

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta Mulai Naik, Ada Apa?

Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta Mulai Naik, Ada Apa?

Megapolitan
KPU Tangsel Sebut Pembukaan Kotak Suara Sudah Sesuai Aturan

KPU Tangsel Sebut Pembukaan Kotak Suara Sudah Sesuai Aturan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akui Kesulitan Pindahkan Tumpukan Sampah di Samping Tol Jorr Bekasi Barat

Pemkot Bekasi Akui Kesulitan Pindahkan Tumpukan Sampah di Samping Tol Jorr Bekasi Barat

Megapolitan
Diperiksa Terkait Senjata Api Suaminya, Nindy Ayunda Diajukan 17 Pertanyaan

Diperiksa Terkait Senjata Api Suaminya, Nindy Ayunda Diajukan 17 Pertanyaan

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Pasien Berkurang, RS Wisma Atlet Rawat 3.785 Orang

UPDATE 27 Januari: Pasien Berkurang, RS Wisma Atlet Rawat 3.785 Orang

Megapolitan
Penyanyi Nindy Kembali Diperiksa Polisi, Kali Ini Soal Kepemilikan Senjata Api Suaminya

Penyanyi Nindy Kembali Diperiksa Polisi, Kali Ini Soal Kepemilikan Senjata Api Suaminya

Megapolitan
Bawaslu Tangsel Sesalkan KPU Buka Kota Suara Tanpa Perintah MK

Bawaslu Tangsel Sesalkan KPU Buka Kota Suara Tanpa Perintah MK

Megapolitan
Beda PPKM di Jakarta Tahap I dan II yang Perlu Diketahui

Beda PPKM di Jakarta Tahap I dan II yang Perlu Diketahui

Megapolitan
Kala Pemprov DKI Sebut Okupansi RS Covid-19 di DKI Menipis karena Warga Non-Jakarta

Kala Pemprov DKI Sebut Okupansi RS Covid-19 di DKI Menipis karena Warga Non-Jakarta

Megapolitan
Pengacara Tak Punya Surat Kuasa, Raffi Ahmad Dinilai Tak Serius Jalani Sidang

Pengacara Tak Punya Surat Kuasa, Raffi Ahmad Dinilai Tak Serius Jalani Sidang

Megapolitan
Sidang Perdana Raffi Ahmad Ditunda karena Pengacara Tak Punya Surat Kuasa

Sidang Perdana Raffi Ahmad Ditunda karena Pengacara Tak Punya Surat Kuasa

Megapolitan
Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X