Delapan Bangunan Semipermanen di Duren Sawit Dirobohkan

Kompas.com - 18/12/2018, 20:38 WIB
Delapan bangunan semi permanen di Jalan Raya Perumnas, Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur dirobohkan karena berdiri di atas jalur hijau, Selasa (18/12/2018) KOMPAS.com/Ryana AryaditaDelapan bangunan semi permanen di Jalan Raya Perumnas, Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur dirobohkan karena berdiri di atas jalur hijau, Selasa (18/12/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Delapan bangunan semipermanen di Jalan Raya Perumnas, Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur dibongkar petugas satpol PP.

Pembongkaran ini dilakukan lantaran delapan bangunan tersebut berdiri di atas lahan terbuka hijau yang bukan untuk tempat tinggal.

Bangunan yang dijadikan tempat tinggal ini pun dirobohkan dengan mengunakan satu unit alat berat yang dibawa oleh satpol PP.

"Jadi penertiban ini kita lakukan karena memang rumah-rumah semi permanen ini berdiri di atas lahan hijau, tentu sesuai peraturan yang ada hal tersebut diartikan sebagai pelanggaran, sehingga kita lakukan penertiban," kata Lurah Malaka Sari Jarden Pakpahan di lokasi pembongkaran, Selasa (18/12/2018).


Baca juga: 15 Bangunan Liar di Pinggir Kali Item Dibongkar

Menurut dia, rumah-rumah semipermanen tersebut sebenarnya digunakan sebagai lokasi atau lapak pengumpul barang bekas.

Ada pula warga yang memanfaatkan lahan itu sebagai lokasi tempat tinggal.

Mengenai pembongkaran ini, Jarden menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan menyampaikan pemberitahuan.

"Beberapa waktu lalu kita sudah sosisialisasikan bahkan kita undang ke kecamatan dan mereka sudah memahami, bahkan sebagain di antaranya sudah melakukan pembongkaran sendiri, jadi tadi kita sekaligus bersih-bersih sampah," ucap dia.

Baca juga: Ada Praktik Prostitusi, 60 Bangunan Liar di Bekasi Dibongkar

Dalam pembongkaran rumah semipermanen tersebut, 200 personel gabungan yang terdiri dari satpol PP, PPSU, dan petugas Dishub dilibatkan.

Ke depannya, area tersebut akan kembali difungsikan sebagai lahan hijau sekaligus sebagai tempat pembuangan sampah sementara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Megapolitan
Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Megapolitan
Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Megapolitan
Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Megapolitan
Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Megapolitan
Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Megapolitan
Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Megapolitan
Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Bocah 8 Tahun yang Dicabuli Tetangga Alami Trauma hingga Tak Mau Sekolah

Bocah 8 Tahun yang Dicabuli Tetangga Alami Trauma hingga Tak Mau Sekolah

Megapolitan
Pria 42 Tahun Dituduh Cabuli Bocah 8 Tahun di Jakarta Timur

Pria 42 Tahun Dituduh Cabuli Bocah 8 Tahun di Jakarta Timur

Megapolitan
Menjajal Bus Zhong Tong yang Telah Beroperasi Sepekan

Menjajal Bus Zhong Tong yang Telah Beroperasi Sepekan

Megapolitan
Cerita Fans K-pop Ditawari Pasang Billboard Berisi Tampangnya di Bekasi

Cerita Fans K-pop Ditawari Pasang Billboard Berisi Tampangnya di Bekasi

Megapolitan
Ingin Menyeberang Rel, Bocah 10 Tahun Tewas Tersambar Kereta di Depan Kampus UP

Ingin Menyeberang Rel, Bocah 10 Tahun Tewas Tersambar Kereta di Depan Kampus UP

Megapolitan
Mahasiswi UIN Jakarta Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Disomasi

Mahasiswi UIN Jakarta Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Disomasi

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden, Pemkot Tangsel Gelar Doa Bersama

Jelang Pelantikan Presiden, Pemkot Tangsel Gelar Doa Bersama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X