Warga Dilarang Konvoi Saat Malam Tahun Baru di Bekasi

Kompas.com - 28/12/2018, 10:38 WIB
Konvoi Kendaraan ratusan pemuda di kota Mamasa sulawesi barat dibubarkan, 2 Pemuda mabuk diamnkan Polisi KOMPAS.ComKonvoi Kendaraan ratusan pemuda di kota Mamasa sulawesi barat dibubarkan, 2 Pemuda mabuk diamnkan Polisi

BEKASI, KOMPAS.com - Kabag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengimbau warga tidak membakar petasan dan melakukan konvoi pada malam pergantian tahun agar tidak menghambat arus lalu lintas.

Pemerintah Kota Bekasi berencana mengadakan car free night pada malam pergantian tahun atau pada 31 Desember 2018 di sepanjang ruas Jalan Ahmad Yani.

"Kami larang warga arak-arakan, konvoi, tidak usah bakar petasan, hanya boleh kembang api jenis tertentu yang tidak membahayakan," kata Erna kepada Kompas.com, Kamis (27/12/2018).

Baca juga: Di Bandung, Konvoi Kelompok saat Malam Tahun Baru Dilarang

Erna menambahkan, sebanyak 250 personel kepolisian dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas di sejumlah titik keramaian dan rawan kemacetan tersebut.

"Semua kami sebar ke titik rawan kemacetan itu bersama rekan Dishub Kota Bekasi," ujar Erna.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sebelumnya menerbitkan maklumat terkait imbauan kepada masyarakat agar tertib dan menciptakan keamanan pada malam pergantian tahun.

Baca juga: Malam Tahun Baru, Polres Gresik Larang Konvoi Motor dengan Knalpot Brong

Adapun car free night akan dimulai pukul 23.00 hingga pukul 01.00.

Pengamanan akan dilakukan di lokasi car free night serta pusat keramaian lainnya, seperti di Summarecon Bekasi dan Harapan Indah.

Warga yang hendak menuju car free night diimbau mematuhi lalu lintas dan memarkirkan kendaraan pada kantong parkir yang sudah disediakan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Bakar Diri, Pria di Cipayung Pernah Mencoba Bunuh Diri

Sebelum Bakar Diri, Pria di Cipayung Pernah Mencoba Bunuh Diri

Megapolitan
Bantah Wali Kota, Korban Penggusuran Sunter Mengaku Ikut Nyoblos dalam Pilkada DKI

Bantah Wali Kota, Korban Penggusuran Sunter Mengaku Ikut Nyoblos dalam Pilkada DKI

Megapolitan
Ribuan Iphone Diamankan Polisi Saat Tangkap Sindikat Rekondisi Smartphone

Ribuan Iphone Diamankan Polisi Saat Tangkap Sindikat Rekondisi Smartphone

Megapolitan
Sosialisasi Tak Jelas, Dishub Bekasi Bingung Teknis ERP di Kalimalang

Sosialisasi Tak Jelas, Dishub Bekasi Bingung Teknis ERP di Kalimalang

Megapolitan
Kantor Media Katadata.co.id Dibobol Maling

Kantor Media Katadata.co.id Dibobol Maling

Megapolitan
Diduga Sakit, Seorang Pria Ditemukan di Rumahnya Setelah Dua Hari Meninggal

Diduga Sakit, Seorang Pria Ditemukan di Rumahnya Setelah Dua Hari Meninggal

Megapolitan
Kebakaran Kontrakan yang Menewaskan Anak di Tangsel Sudah Dua Kali Terjadi

Kebakaran Kontrakan yang Menewaskan Anak di Tangsel Sudah Dua Kali Terjadi

Megapolitan
Polisi Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone di Sebuah Ruko

Polisi Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone di Sebuah Ruko

Megapolitan
Cegah Bunuh Diri dengan Nomor Darurat Berikut Ini

Cegah Bunuh Diri dengan Nomor Darurat Berikut Ini

Megapolitan
Jalan Berbayar Diterapkan 2021, Pemprov DKI Susun Perda soal ERP

Jalan Berbayar Diterapkan 2021, Pemprov DKI Susun Perda soal ERP

Megapolitan
BPTJ Masih Berdebat dengan Dishub Bekasi soal Rencana ERP di Kalimalang 2020

BPTJ Masih Berdebat dengan Dishub Bekasi soal Rencana ERP di Kalimalang 2020

Megapolitan
Pemkot Jakut Tawarkan Rusun untuk Korban Penggusuran Sunter, Tapi Tak Ada yang Minat

Pemkot Jakut Tawarkan Rusun untuk Korban Penggusuran Sunter, Tapi Tak Ada yang Minat

Megapolitan
Bertahan Setelah Penggusuran, Warga Sunter Agung Bangun Gubuk Kayu di Sekitar Lokasi

Bertahan Setelah Penggusuran, Warga Sunter Agung Bangun Gubuk Kayu di Sekitar Lokasi

Megapolitan
Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat Sudah Empat Kali Beraksi

Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat Sudah Empat Kali Beraksi

Megapolitan
Polisi Tahan Pengemudi Mabuk yang Tabrak Pengendara Skuter Listrik hingga Tewas

Polisi Tahan Pengemudi Mabuk yang Tabrak Pengendara Skuter Listrik hingga Tewas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X