Rumah Dua Pimpinan Diteror, KPK Bahas Keamanan Semua Pegawai

Kompas.com - 10/01/2019, 07:17 WIB
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif berikan Keteangan kepada media di depan kediamannya di Kalibata Selatan, Jakarta Selatan Pada Rabu (8/1/2019) KOMPAS.com/ JIMMY RAMADHAN AZHARIWakil Ketua KPK Laode M Syarif berikan Keteangan kepada media di depan kediamannya di Kalibata Selatan, Jakarta Selatan Pada Rabu (8/1/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah teror yang menimpa dua pimpinannya pada Rabu (9/1/2019) pagi, KPK melakukan pertemuan bahas keamanan seluruh anggotanya.

"Ya kita membicarakan beberapa hal yang berhubungan dengan keselamatan. Bukan cuma pimpinan, teman-teman staf-staf KPK (juga) seperti itu," kata Laode M Syarif, Wakil Ketua KPK saat ditemui wartawan di rumahnya Jalan Kalbata Selatan, Rabu malam.

Saat ini, KPK dibantu kepolisian untuk mengamankan rumah para pimpinan komisi antirasuah itu.

"Ya, ada pengamanan dari Polri. Banyak yang ngamanin, yang ngeliatin rumah, Insya Allah," jelas Syarif.


Baca juga: Cerita Wakil Ketua KPK Temukan Bom Molotov di Rumahnya

Aksi teror terjadi di rumah Syarif dan Ketua KPK Agus Rahardjo. Kediaman Syarif dilempari dua bom molotov. Satu bom molotov meledak di teras rumah.

Sementara itu rumah Agus di Bekasi, ditemukan benda mencurigakan yang menyerupai bom. Benda itu sempat digantung menggunakan tas hitam di pagar rumahnya. 

Saat ini penangan kedua kasus tersebut dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Fakta-faktanya perlu ditemukan dulu oleh tim dari Polri, baru kemudian dari fakta itu dilihat apakah keterkaitannya, motifnya, dan lain-lain," ungkap Febri Diansyah selaku juru bicara KPK Rabu pagi.

Baca juga: Pasca-dugaan Teror Pimpinan, Jajaran KPK Tetap Beraktivitas seperti Biasa

Menurut Febri, kepolisian telah menemui dua Pimpinan KPK, Agus dan Laode untuk meminta keterangan terkait apa saja yang mereka ketahui tentang dua peristiwa tersebut.

Febri turut menyampaikan Agus, Laode dan pimpinan lainnya beserta seluruh jajaran KPK tetap bekerja seperti biasa setelah kejadian tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Megapolitan
Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Megapolitan
Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Megapolitan
Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Megapolitan
Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Megapolitan
Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Megapolitan
MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X