Video Bendung Katulampa Siaga 1 Hari Ini Hoaks

Kompas.com - 22/01/2019, 20:53 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau kondisi Bendungan Katulampa, Senin (5/2/2018). Curah hujan yang cukup tinggi sejak Minggu (4/2/2018) hingga pagi tadi membuat ketinggian muka air di Bendungan Katulampa naik menjadi 220 sentimeter atau berstatus siaga satu. KOMPAS.com/Ramdhan Triyadi BempahWali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau kondisi Bendungan Katulampa, Senin (5/2/2018). Curah hujan yang cukup tinggi sejak Minggu (4/2/2018) hingga pagi tadi membuat ketinggian muka air di Bendungan Katulampa naik menjadi 220 sentimeter atau berstatus siaga satu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Di media sosial, beredar video Wali Kota Bogor Bima Arya mengimbau warga Bogor dan sekitarnya untuk waspada akan status siaga 1 Bendung Katulampa.

Ternyata, video berlatar Bendung Katulampa itu dibuat tahun lalu, tepatnya Februari 2018.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menegaskan kabar Bendung Katulampa siaga 1 pada hari ini, Selasa (22/1/2019), adalah hoaks.

"Dari hasil konfirmasi BPBD DKI Jakarta dengan Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, berita tersebut merupakan berita hoax,” tulis BPBD DKI Jakarta dalam akun Twitter-nya.

Baca juga: Rabu Pagi, Bendung Katulampa Siaga IV, Pintu Air Manggarai Siaga III

BPBD DKI Jakarta juga mengunggah pernyataan Bima Arya pada sore ini yang membantah kabar Bendung Katulampa siaga 1.

"Ini adalah rekaman lama, ini hoaks," ujar dia.

Ia menyampaikan, saat ini Bendung Katulampa masih aman dengan ketinggian 40 sentimeter. Ia meminta masyarakat tidak sembarang mempercayai kabar yang beredar di media sosial.

"Jadi saya sampaikan bahwa ini enggak benar, tapi tetap waspada. Selamat sore, salam untuk semua, jangan percaya sama hoaks," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X