Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

25 Warga Depok Tertipu Investasi Emas "Bodong", Total Kerugian Capai Rp 6 Miliar

Kompas.com - 10/05/2024, 17:33 WIB
Dinda Aulia Ramadhanty,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com - Sebanyak 25 warga Depok jadi korban penipuan investasi emas "bodong". Total kerugian yang diderita para korban mencapai Rp 6 Miliar.

"Korban berjumlah sekitar 25 orang yang sudah melapor," kata Kaur Humas Polres Metro Depok Iptu Made Budi, Jumat.

Made mengungkapkan, seluruh laporan yang diterima polisi terlapornya berinisial RF. Dia diduga sudah melancarkan aksi penipuannya sejak Desember 2023.

Baca juga: Polisi Sebut Korban Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Derita Kerugian Puluhan Juta

"Waktu kejadiannya 1 Desember 2023. Korban melapor ke Polres Metro Depok," tutur Made.

Korban yang melapor adalah Gustiarno. Peristiwa terjadi di Perumahan Qonita, Jalan Jati Karya, Sukamaju, Cilodong, Kota Depok.

Semenjak itu, kasus terungkap dan polisi mulai melakukan penyelidikan.

Saat melakukan aksinya, RF mengaku sebagai salah satu pemegang saham PT ANTAM, sebuah perusahaan tambang milik BUMN.

"RF mengajak para korban untuk berinvestasi dana talangan PT. ANTAM dengan menjanjikan akan diberikan keuntungan setiap bulannya sebesar 10 persen," ujar Made.

Karena tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan RF, para korban langsung menyerahkan uang mereka.

Baca juga: 4 Bocah Laki-laki di Cengkareng Dilecehkan Seorang Pria di Area Masjid

"Para korban menyerahkan uang dengan cara transfer ke rekening terlapor atau RF. Namun hingga saat ini, keuntungan yang dijanjikan belum dikembalikan," jelas Made.

Tak hanya uang keuntungan, uang pokok yang sudah ditransfer para korban juga belum dikembalikan, melebihi batas waktu yang dijanjikan RF.

Saat ini, pelaku sudah ditangkap dan ditahan di Polres Depok. Akibat ulahnya, RF terancam Pasal 372 dan atau 378 KUHP tentang penipuan atau penggelapan dengan ancaman hukuman pidana paling lama empat tahun.

Baca juga: Pelanggan Minimarket: Ada atau Enggak Ada Jukir, Tak Bisa Jamin Kendaraan Aman

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ada Kebakaran di Revo Town, Stasiun LRT Bekasi Barat Tetap Layani Penumpang

Ada Kebakaran di Revo Town, Stasiun LRT Bekasi Barat Tetap Layani Penumpang

Megapolitan
HUT Jakarta, Warga Asyik Goyang Diiringi Orkes Dangdut di Monas

HUT Jakarta, Warga Asyik Goyang Diiringi Orkes Dangdut di Monas

Megapolitan
Ada Perayaan HUT Jakarta di Monas, Jalan Medan Merdeka Barat Menuju Thamrin Macet Total

Ada Perayaan HUT Jakarta di Monas, Jalan Medan Merdeka Barat Menuju Thamrin Macet Total

Megapolitan
Revo Town Bekasi Kebakaran, Api Diduga dari Salah Satu Tempat Makan

Revo Town Bekasi Kebakaran, Api Diduga dari Salah Satu Tempat Makan

Megapolitan
Heru Budi Bagi-bagi Kaus Saat Hadiri Perayaan HUT Jakarta di Monas

Heru Budi Bagi-bagi Kaus Saat Hadiri Perayaan HUT Jakarta di Monas

Megapolitan
Ahok: Secara Teori Saya Sulit Maju di Pilkada Jakarta Lagi

Ahok: Secara Teori Saya Sulit Maju di Pilkada Jakarta Lagi

Megapolitan
Warga Padati Monas untuk Rayakan HUT Ke-497 Jakarta

Warga Padati Monas untuk Rayakan HUT Ke-497 Jakarta

Megapolitan
Cerita Keluarga Asal Cipanas yang Rela Menginap untuk Merasakan Euforia HUT Jakarta

Cerita Keluarga Asal Cipanas yang Rela Menginap untuk Merasakan Euforia HUT Jakarta

Megapolitan
Ahok: Sekarang Saya Lebih Siap Jadi Gubernur

Ahok: Sekarang Saya Lebih Siap Jadi Gubernur

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai Gubernur Baru Tak Teruskan Ide Gubernur Lama

Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai Gubernur Baru Tak Teruskan Ide Gubernur Lama

Megapolitan
Cerita Ahok Ingin Reklamasi 17 Pulau di Utara Jakarta Agar Pemprov DKI Bisa Raup Pendapatan Rp 127,5 Triliun

Cerita Ahok Ingin Reklamasi 17 Pulau di Utara Jakarta Agar Pemprov DKI Bisa Raup Pendapatan Rp 127,5 Triliun

Megapolitan
Rayakan HUT Jakarta ke-497, TMII Bagi-bagi Roti Buaya ke Pengunjung

Rayakan HUT Jakarta ke-497, TMII Bagi-bagi Roti Buaya ke Pengunjung

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Kemacetan dan Banjir di Jakarta Saat Rapat Paripurna

DPRD DKI Soroti Kemacetan dan Banjir di Jakarta Saat Rapat Paripurna

Megapolitan
Anies dan Ahok Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-497 Jakarta

Anies dan Ahok Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-497 Jakarta

Megapolitan
Sejarah Pulau Bidadari, Dahulu Tempat Menampung Orang Sakit yang Kini Jadi Destinasi Memesona

Sejarah Pulau Bidadari, Dahulu Tempat Menampung Orang Sakit yang Kini Jadi Destinasi Memesona

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com