Penyebaran DBD di Jaktim pada Januari 2019 Meningkat hingga 176 Kasus

Kompas.com - 29/01/2019, 10:12 WIB
Petugas melakukan pengasapan di pemukiman padat di kelurahan Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (27/1/2016). Pengasapan oleh puskemas setempat tersebut sebagai upaya mengantisipasi demam berdarah dengue (DBD) yang kembali marak karena perubahan cuaca. KOMPAS/PRIYOMBODOPetugas melakukan pengasapan di pemukiman padat di kelurahan Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (27/1/2016). Pengasapan oleh puskemas setempat tersebut sebagai upaya mengantisipasi demam berdarah dengue (DBD) yang kembali marak karena perubahan cuaca.

JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Jakarta Timur pada Januari 2019 mengalami kenaikan tiga kali lipat dibandingkan Januari 2018.

Berdasarkan data Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, jumlah kasus dan incident rate DBD di wilayah Jakarta Timur pada Januari 2018 sebanyak 51 kasus.

Sementara itu, pada Januari 2019 naik tiga kali lipat sebanyak 176 kasus.

Baca juga: Tiga Warga Surabaya Terjangkit DBD, Ini Pencegahan Ala Risma

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Iwan Kurniawan mengatakan, faktor kenaikan disebabkan cuaca yang tidak menentu.

"Jadi pengaruhnya juga karena faktor cuaca sama kelembaban, karena cuaca, kan, sekarang hujan besar (lalu) panas, hujan besar (lalu) panas dan itu mempercepat proses berkembang biaknya jentik nyamuk," kata Iwan saat dihubungi Kompas.com, Senin (28/1/2019).

Pihaknya sudah memprediksi adanya kenaikan jumlah kasus DBD sejak akhir tahun 2018.

Baca juga: Penyebaran DBD Kian Meluas di DKI

"Karena wilayah lain juga kasusnya naik. Yang penting dari sekian banyak kasus penanganan baik, respons bagus, tidak ada yang meninggal," ucap Iwan.

Oleh karena itu, pihaknya mengupayakan pencegahan DBD seperti meningkatkan frekuensi pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan fogging atau pengasapan.

"Kalau DBD yang rutin kami laksanakan PSN cuma sekarang frekuensi ditingkatkan. Waktunya ditambah dari yang sebelumnya kalau seminggu dua kali sekarang kita seminggu 3-4 kali," ujarnya.

Baca juga: Kasus Meningkat, Januari 2019 Ada 75 Warga Kota Bekasi Positif DBD

Sebelumnya, pada Februari dan Maret 2019, seluruh wilayah DKI Jakarta masuk dalam kategori Waspada Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD.

Peningkatan curah hujan dan perubahan iklim sangat berpengaruh terhadap perkembangan aedes aegypti, nyamuk yang dapat menularkan virus dengue dan menyebabkan penyakit DBD.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI, sepanjang 2018 terjadi 3.362 kasus DBD dengan satu kematian.

Pada Januari 2019, tercatat sudah ada 111 kasus DBD.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Ramadhan 2021, Anies Ingatkan Warga Jakarta Selalu Taat Protokol Kesehatan

Jelang Ramadhan 2021, Anies Ingatkan Warga Jakarta Selalu Taat Protokol Kesehatan

Megapolitan
UPDATE 11 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 235 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 11 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 235 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 untuk Nakes, Lansia dan Pelayan Publik DKI Jakarta Capai 50,9 Persen

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 untuk Nakes, Lansia dan Pelayan Publik DKI Jakarta Capai 50,9 Persen

Megapolitan
UPDATE 11 April: Tambah 1.031 Kasus di Jakarta, 15 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 11 April: Tambah 1.031 Kasus di Jakarta, 15 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Pohon Tumbang di Kebayoran Lama, Dua Rute Transjakarta Dialihkan

Pohon Tumbang di Kebayoran Lama, Dua Rute Transjakarta Dialihkan

Megapolitan
Larangan Mudik, Kepala Terminal Poris: Perusahaan Otobus Lapang Dada

Larangan Mudik, Kepala Terminal Poris: Perusahaan Otobus Lapang Dada

Megapolitan
Panduan Ibadah Ramadhan 2021 di Masjid dengan Protokol Kesehatan

Panduan Ibadah Ramadhan 2021 di Masjid dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Pohon Tumbang di Jalur Rel, Perjalanan KRL dari Tanah Abang Tak Tersedia

Pohon Tumbang di Jalur Rel, Perjalanan KRL dari Tanah Abang Tak Tersedia

Megapolitan
Pohon Tumbang di Jalur Rel Kebayoran Lama, KRL Tak Bisa Melintas

Pohon Tumbang di Jalur Rel Kebayoran Lama, KRL Tak Bisa Melintas

Megapolitan
Kritik Tugu Sepeda, Anggota DPRD: Pemprov DKI Tak Peka Kebutuhan Pesepeda

Kritik Tugu Sepeda, Anggota DPRD: Pemprov DKI Tak Peka Kebutuhan Pesepeda

Megapolitan
Ajaran Lia Eden Disebut Sesat, Mulai dari Halalkan Babi hingga Izinkan Shalat Dua Bahasa

Ajaran Lia Eden Disebut Sesat, Mulai dari Halalkan Babi hingga Izinkan Shalat Dua Bahasa

Megapolitan
Jenazah Lia Eden Akan Dikremasi

Jenazah Lia Eden Akan Dikremasi

Megapolitan
Lia Eden Meninggal Dunia pada Jumat 9 April 2021

Lia Eden Meninggal Dunia pada Jumat 9 April 2021

Megapolitan
Mengenal Lia Eden yang Mengaku Dapat Wahyu dari Malaikat Jibril

Mengenal Lia Eden yang Mengaku Dapat Wahyu dari Malaikat Jibril

Megapolitan
Seorang Karyawan Curi 14 Ponsel Dari Gerai yang Dia Jaga, Kerugian Korban Capai Rp 100 Juta

Seorang Karyawan Curi 14 Ponsel Dari Gerai yang Dia Jaga, Kerugian Korban Capai Rp 100 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X