Kompas.com - 11/03/2019, 08:40 WIB
Petugas melakukan pembersihan sampah di pesisir Marunda Kepu, Cilincing, Minggu (10/3/2019). Dokumentasi/Sudin Kominfotik Jakarta UtaraPetugas melakukan pembersihan sampah di pesisir Marunda Kepu, Cilincing, Minggu (10/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menyiapkan kawasan pesisir Marunda Kepu, Cilincing, sebagai tempat rekreasi atau wisata.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menyatakan, berbagai sarana dan prasarana akan disiapkan di tempat yang menjadi ujung aliran Kanal Banjir Timur (KBT) tersebut.

"Lokasi ini mau kami fungsikan untuk rekreasi masyarakat. Salah satunya sebagai tempat mancing dan olahraga. Ada kulinernya juga," kata Ali dalam siaran persnya, Minggu (10/3/2019).

Menurut Ali, penataan kawasan itu sudah masuk dalam usulan anggaran tahun 2020. Sebagai langkah awal, Pemkot Jakut akan membuat perancangan lokasi.

Baca juga: Gerai Kewirausahaan Dibuka di Marunda, Warga Bisa Beli Pangan Murah

Saat ini kawasan tersebut hanya diisi sejumlah lapak pedagang yang menjajakan makanan serta umpan ikan bagi para pemancing.

Hari Minggu kemarin Pemkot Jakut juga melakukan pembersihan sampah di kawasan tersebut dengan melibatkan ratusan personel gabungan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ali mengatakan, kawasan itu menjadi tempat bertumpuknya sampah yang terbawa dari laut akibat hembusan angin muson barat sejak Desember 2018.

"Ini sampahnya berasal dari laut. Kami ngga bisa pastikan ini dari wilayah mana. Yang jelas untuk 13 sungai yang bermuara ke sembilan muara di Jakarta Utara sampahnya sudah kami cegah dengan adanya selatan-selatan," ujar Ali.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga  dan Penyertaan Tuhan

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga dan Penyertaan Tuhan

Megapolitan
Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Megapolitan
Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Megapolitan
Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Megapolitan
Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Megapolitan
Demo di Depan Gedung KPK Berakhir, Polisi dan Mahasiswa Punguti Sampah

Demo di Depan Gedung KPK Berakhir, Polisi dan Mahasiswa Punguti Sampah

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Mengaku Belum Terima Surat Pemecatannya sebagai Kader PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Mengaku Belum Terima Surat Pemecatannya sebagai Kader PSI

Megapolitan
Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti di Kembangan, Pihak Penyedia Jasa Keamanan Turut Diperiksa

Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti di Kembangan, Pihak Penyedia Jasa Keamanan Turut Diperiksa

Megapolitan
Dipanggil terkait Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti, Ketua RW di Kembangan Tak Hadir

Dipanggil terkait Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti, Ketua RW di Kembangan Tak Hadir

Megapolitan
Awasi Aktivitas di 6 TPS Liar yang Disegel, DLH Kota Tangerang Gandeng Satpol PP

Awasi Aktivitas di 6 TPS Liar yang Disegel, DLH Kota Tangerang Gandeng Satpol PP

Megapolitan
Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Polisi Diminta Ikut Aktif Cegah Eksploitasi Anak

Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Polisi Diminta Ikut Aktif Cegah Eksploitasi Anak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.