BMKG Prediksi Hujan Guyur Jabodetabek Siang Nanti

Kompas.com - 16/03/2019, 07:20 WIB
Ilustrasi cuaca dingin dan hujanIngram Publishing Ilustrasi cuaca dingin dan hujan

JAKARTA, KOMPAS.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi hujan dengan intensitas berbeda akan mengguyur sebagian besar Jabodetabek, Sabtu (16/3/2019) siang nanti.

"Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jakbar, Jaksel dan Jaktim antara siang dan sore hari," bunyi peringatan dini di situs BMKG.

Hujan ringan diprediksi turun di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur siang nanti. Sementara, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara diperkirakan mengalami hujan lokal.

Baca juga: Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Wilayah Ini

Pada pagi dan malam hari, seluruh wilayah di DKI Jakarta diprediksi akan cerah berawan. Kondisi cerah berawan juga diprediksi terjadi di Bekasi, Depok, Bogor, dan Tangerang pada pagi ini.

Siang harinya, hujan lokal diperkirakan turun di Bogor dan Tangerang sementara Bekasi dan Depok akan berawan.

Pada malam hari, Bogor, Depok, dan Bekasi diprediksi diselimuti awan sedangkan Tangerang diperkirakan mengalami hujan ringan.

Kompas TV Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan hingga kini masih berjibaku melakukan pemadaman titik api di sejumlah kabupaten dan kota di Riau. #Kebakaran #hutan dan lahan hingga kini masih terjadi di 7 kabupaten dan kota di #Riau yakni di Kabupaten Bengkalis, Pelalawan, Meranti, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Siak dan Kota Dumai. Di sejumlah wilayah yang terbakar kini semakin meluas bahkan sebagian lahan gambut yang sebelumnya telah dipadamkan kembali terbakar. Kondisi tersebut disebabkan akibat kondisi cuaca panas serta tiupan angin kencang yang terjadi disejumlah wilayah yang terbakar. Selain membuat sekat agar api tidak meluas petugas juga memadamkan api melalu udara atau <em>waterbombing</em>.



Terkini Lainnya

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Megapolitan
Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Regional
BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

Nasional
Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Regional
Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Nasional
Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Regional
Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Nasional
Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Nasional
Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Regional
Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Regional
La Nyalla Ancam 'Amputasi' Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

La Nyalla Ancam "Amputasi" Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Regional
Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Regional
Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Regional
TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

Regional
Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Megapolitan

Close Ads X