Bayi Perempuan Ditemukan di Halaman Belakang Rumah Warga di Bekasi

Kompas.com - 21/03/2019, 11:42 WIB
Ilustrasi bayi Roman Sorkin/ShutterstockIlustrasi bayi

BEKASI, KOMPAS.com - Seorang bayi perempuan ditemukan menangis di halaman belakang rumah warga Kampung Poncol, Kayuringin, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing mengatakan, bayi ditemukan pada Kamis (21/3/2019) pukul 05.00 WIB oleh dua warga bernama Alamsyah dan Darmi di halaman belakang rumahnya.

Baca juga: Mayat Bayi Ditemukan di TPS Pejaten, Saksi Mengira Boneka

"Saksi mendengar suara tangisan bayi, kemudian kedua saksi berusaha mencari sumber suara tangisan bayi itu. Lalu ditemukan seorang bayi perempuan," kata Erna saat dikonfirmasi, Kamis.

Saat ditemukan, bayi ditemukan ditutupi sebuah genting di halaman belakang rumah saksi dalam keadaan hidup dengan tali pusar di perutnya.

"Saksi memberi tahu warga lain, kemudian bayi diangkat dan dibawa ke rumah saksi untuk mendapatkan pertolongan," ujar Erna.

Saat ini bayi sudah berada di RSUD Kota Bekasi untuk mendapatkan perawatan.

Baca juga: Mayat Bayi Ditemukan Terbungkus Karung Beras di Tanah Abang

Pihak kepolisian masih menyelidiki penemuan bayi tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi agar orang yang menaruh bayi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan.

"Kami sudah melakukan penyelidikan dan mencari dan memeriksa saksi-saksi yang mungkin melihat (orang yang menaruh bayi). Iya masih selidiki, kalau ada sudah kami tahan," tutur Erna.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X