"Parah, Tiba-tiba Ikan di Kali Ancol Mati, Kemungkinan karena Limbah"

Kompas.com - 24/03/2019, 19:35 WIB
Seorang petugas tengah membersihkan sampah yang mengambang di Kali Ancol, Jakarta Utara, Rabu (25/7/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Seorang petugas tengah membersihkan sampah yang mengambang di Kali Ancol, Jakarta Utara, Rabu (25/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan ikan jenis mujair dan lele ditemukan mati mengambang di Kali Ancol, tepatnya di Pintu Air Flushing Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (24/3/2019).

Petugas Sudin SDA yang berjaga di Pintu Air Flushing Ancol Eko menyebutkan kejadian ini merupakan yang terparah tiga bulan terakhir.

"Ini parah tiba-tiba pada mati begini, jadi enggak ada yang mancing," ujar Eko.

Eko menduga matinya ikan karena kondisi air kali yang tercemar. Sebab kondisi air Kali Ancol nampak berwarna hitam pekat.


Baca juga: Ke Mana Perginya Limbah Kosmetikmu?

"Kemungkinan ini karena air limbah. Biasanya juga enggak begini, ini kan warnanya item tuh," katanya.

Menurut Eko sepanjang bantaran Kali Ancol di dekat Pintu Air Flushing merupakan salah satu lokasi mancing favorit masyarakat, terutama di akhir pekan.

"Sekarang jadi sepi orang mancing, habis ikannya pada mati," lanjut Eko.

Petugas pintu air akhirnya menjaring puluhan ikan mati tersebut agar tidak semakin mengotori air.



Terkini Lainnya

Karangan Bunga 'Terima Kasih Polri' Mendarat di Asrama Brimob KS Tubun

Karangan Bunga "Terima Kasih Polri" Mendarat di Asrama Brimob KS Tubun

Megapolitan
Penumpang Ambulans Gerindra Berisi Batu Dibekali Uang Operasional Rp 1,2 Juta

Penumpang Ambulans Gerindra Berisi Batu Dibekali Uang Operasional Rp 1,2 Juta

Megapolitan
DKI Inventarisasi Kerusakan akibat Kerusuhan 22 Mei

DKI Inventarisasi Kerusakan akibat Kerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Anies Izinkan Anggota TGUPP-nya Bela Prabowo di MK

Anies Izinkan Anggota TGUPP-nya Bela Prabowo di MK

Megapolitan
Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Megapolitan
Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Megapolitan
Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Megapolitan
Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Megapolitan
Anggota Brimob yang Viral Saat 'Video Call' Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Anggota Brimob yang Viral Saat "Video Call" Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Megapolitan
Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Megapolitan
Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Megapolitan
Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Megapolitan
Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Megapolitan
Foto 'Video Call' Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Foto "Video Call" Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Megapolitan

Close Ads X