Saksi Sebut Dahnil Anzar dan Fadli Zon Penyebar Pertama Informasi Hoaks Ratna Sarumpaet

Kompas.com - 26/03/2019, 11:50 WIB
Terdakwa Ratna Sarumpaet pada persidangan kelima di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELATerdakwa Ratna Sarumpaet pada persidangan kelima di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Penyidik Polda Metro Jaya AKP Niko Purba mengaku mengetahui informasi terkait penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet melalui media online Tribunnews.com dan Jawapos.com.

Menurut Niko, berdasarkan pemberitaan Jawa Pos, Dahnil Anzar membenarkan bahwa Ratna dianiaya. Juga dari pemberitaan Tribunnews.com, Fadli Zon membenarkan Ratna jadi korban penganiayaan. 

Niko dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus penyebaran berita bohong atau hoaks oleh terdakwa Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2019).

"Saudara melihat foto yang viral itu dari media apa saja?" tanya ketua majelis hakim Joni.


"Terkait pemberitaan pada saat itu saya melihat dari Tribunnews dan Jawa Pos, berita online," jawab Niko.

Baca juga: Ratna Sarumpaet Bayar Biaya Operasi Wajah Rp 90 Juta dengan Kartu Debit

"Saat membaca atau melihat berita itu, tentu ada statement. Statement-nya apa itu?" tanya Joni.

"Kalau Jawa Pos seingat saya, statement-nya Dahnil Anzar membenarkan Ibu Ratna sebagai korban penganiayaan. Kalau Tribunnews adanya statement Fadli Zon yang membenarkan juga Ibu Ratna sebagai korban penganiayaan," jawab Niko.

Adapun sidang kasus penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet memasuki persidangan kelima di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan hari ini.

Agenda sidang hari ini adalah pemeriksaan saksi yang diajukan tim jaksa.

Jaksa menghadirkan enam saksi, terdiri dari tiga saksi dari pihak kepolisian dan tiga saksi dari pihak RS Bina Estetika.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Penjudi Ditangkap di Tambora, Set Domino Disita

4 Penjudi Ditangkap di Tambora, Set Domino Disita

Megapolitan
Gaji Anggota DPRD DKI Rp 111 Juta, Setelah Dipotong Tinggal Rp 45 Juta

Gaji Anggota DPRD DKI Rp 111 Juta, Setelah Dipotong Tinggal Rp 45 Juta

Megapolitan
Surat Peringatan Pajak Kendaraan Dikirim Maksimal 14 Hari Sebelum Tenggat

Surat Peringatan Pajak Kendaraan Dikirim Maksimal 14 Hari Sebelum Tenggat

Megapolitan
Revisi UU KPK Disahkan, Para Pegawai KPK Kibarkan Bendera Kuning

Revisi UU KPK Disahkan, Para Pegawai KPK Kibarkan Bendera Kuning

Megapolitan
Sopir Angkat Telepon Saat Menyetir, Mobil Terperosok ke Selokan

Sopir Angkat Telepon Saat Menyetir, Mobil Terperosok ke Selokan

Megapolitan
Polisi Ungkap Jaringan Peredaran Narkoba Malaysia-Batam-Jakarta yang Dikemas Dalam Sepatu

Polisi Ungkap Jaringan Peredaran Narkoba Malaysia-Batam-Jakarta yang Dikemas Dalam Sepatu

Megapolitan
Peras Pembeli Narkoba hingga Rp 500 Juta, Tiga Pegawai BNN Gadungan Ditangkap

Peras Pembeli Narkoba hingga Rp 500 Juta, Tiga Pegawai BNN Gadungan Ditangkap

Megapolitan
Yusrianto Bawa Gerobak Motor Berisi Galon Saat Serahkan Formulir Calon Wali Kota Tangsel

Yusrianto Bawa Gerobak Motor Berisi Galon Saat Serahkan Formulir Calon Wali Kota Tangsel

Megapolitan
Warga Mengeluhkan Proyek Waduk Cimanggis

Warga Mengeluhkan Proyek Waduk Cimanggis

Megapolitan
Blokir Rekening Diberlakukan bagi Penunggak Pajak di Atas Rp 100 Juta

Blokir Rekening Diberlakukan bagi Penunggak Pajak di Atas Rp 100 Juta

Megapolitan
Kembali Tinggal di Trotoar Kebon Sirih, Para Pencari Suaka Merasa Dibohongi UNHCR

Kembali Tinggal di Trotoar Kebon Sirih, Para Pencari Suaka Merasa Dibohongi UNHCR

Megapolitan
Pemprov DKI Bakal Minta Blokir Rekening Penunggak Pajak, Begini Mekanismenya

Pemprov DKI Bakal Minta Blokir Rekening Penunggak Pajak, Begini Mekanismenya

Megapolitan
Pembangunan Waduk Cimanggis Diharapkan Selesai Sebelum Musim Hujan

Pembangunan Waduk Cimanggis Diharapkan Selesai Sebelum Musim Hujan

Megapolitan
Diduga Sakit, Tunawisma Ditemukan Meninggal di Rel Kereta di Bekasi

Diduga Sakit, Tunawisma Ditemukan Meninggal di Rel Kereta di Bekasi

Megapolitan
Spanduk Nyeleneh yang Warnai Pertandingan Persija Vs PSIS Disebut sebagai Bentuk Kritik

Spanduk Nyeleneh yang Warnai Pertandingan Persija Vs PSIS Disebut sebagai Bentuk Kritik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X