Pasukan Oranye Dikerahkan Bantu Distribusi Logistik Pemilu

Kompas.com - 15/04/2019, 20:40 WIB
Suasana proses distribusi logistik Pemilu di GOR Kramat Jati, Senin (15/4/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSuasana proses distribusi logistik Pemilu di GOR Kramat Jati, Senin (15/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com- Puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum  ( PPSU) atau pasukan oranye dikerahkan membantu distribusi logistik Pemilu 2019 di Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur.

Anggota PPK Divisi Logistik Kecamatan Kramatjati Puspita Andayani menyatakan, setiap kelurahan menyumbang lima orang petugas PPSU untuk membantu proses distribusi.

"Petugas PPS ada 21 orang. Tenaga PPSU yang bantu 5-6 orang, masing-masing kelurahan taruh PPSU 5-6 orang di sini," kata Andayani di GOR Kramat Jati, Senin (15/4/2019).

Baca juga: Warga Sunter Jaya Minta APK Segera Dicopot karena Bikin Kumuh dan Membahayakan


Andayani menuturkan, petugas PPSU yang dikerahkan membantu proses distribusi mulai dari pemasangan stiker di kotak suara, memasukkan dokumen-dokumen hingga mengangkut ke dalam truk.

Hingga Senin sore, baru satu kelurahan dari tujuh kelurahan di Kecamatan Kramatjati yang telah menerima logistik Pemilu dari panitia di tingkat kecamatan.

"Kan ini kan jumlahnya banyak ya, terus kemarin juga ada beberapa yang kurang gitu lho, tapi memang karena jumlah yang banyak saja," ujar Andayani.

Andayani menargetkan seluruh logistik dapat selesai dikirim ke setiap kelurahan pada Selasa pagi. Sebab, logistik yang ada mulai dikirim ke Tempat Pemungutan Suara mulai besok.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ujian SIM di Daan Mogot Kembali Pakai Sistem E-Drives

Ujian SIM di Daan Mogot Kembali Pakai Sistem E-Drives

Megapolitan
Senin Sore, Lutfi Alfiandi Pemuda Pembawa Bendera Saat Demo Diperiksa sebagai Terdakwa

Senin Sore, Lutfi Alfiandi Pemuda Pembawa Bendera Saat Demo Diperiksa sebagai Terdakwa

Megapolitan
Pemprov DKI: Trotoar Cikini Belum Ditanam Pohon karena Ada Penataan Saluran

Pemprov DKI: Trotoar Cikini Belum Ditanam Pohon karena Ada Penataan Saluran

Megapolitan
Hari Ini, Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi Dijadwalkan Diperiksa sebagai Pelapor Akun @digeeembok

Hari Ini, Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi Dijadwalkan Diperiksa sebagai Pelapor Akun @digeeembok

Megapolitan
Merawat Keberagaman dan Kebaikan Lewat Tradisi Patekoan di Glodok

Merawat Keberagaman dan Kebaikan Lewat Tradisi Patekoan di Glodok

Megapolitan
Petugas Pintu Air Manggarai Kerap Dapat Rezeki Kiriman 'Online'

Petugas Pintu Air Manggarai Kerap Dapat Rezeki Kiriman "Online"

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Senin Siang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Senin Siang

Megapolitan
Mengenal Patekoan di Glodok, Tradisi Menyuguhkan Teh Gratis Setiap Hari

Mengenal Patekoan di Glodok, Tradisi Menyuguhkan Teh Gratis Setiap Hari

Megapolitan
Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Megapolitan
Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Megapolitan
Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Megapolitan
BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Berita Foto
Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X