Viral Disebut Tinggalkan Jenazah, Begini Penjelasan Lion Air

Kompas.com - 15/05/2019, 17:26 WIB
Pesawat Lion Air di Bandara APT Pranoto Samarinda Kalimantan Timur beberapa waktu lalu KOMPAS.com/ Bambang P. JatmikoPesawat Lion Air di Bandara APT Pranoto Samarinda Kalimantan Timur beberapa waktu lalu

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah unggahan mengenai maskapai Lion Air yang meninggalkan jenazah dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Batam menjadi viral di media sosial. 

Corporate Communication Strategic of Lion Air Danang Mandala mengatakan, pihaknya tidak menelantarkan jenazah yang dikirimkan dengan tujuan Batam tersebut.

"Berdasarkan data reservasi yang dilaporkan pihak ketiga kepada Lion Air, untuk pendamping terbang dengan Lion Air nomor JT-378 yang berangkat pukul 13.17 dan mendarat pada pukul 14.33," ujar Danang melalui keterangan tertulis, Rabu (15/5/2019).

Baca juga: Terungkap, Pilot AS Minta Boeing 737 MAX Dikandangkan Setelah Tragedi Lion Air


Sementara itu, penerbangan jenazah telah dipersiapkan sesuai dengan surat muatan udara (SMU) 20197170 dengan booking code menggunakan pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6862 pukul 16.54 dan dijadwalkan tiba pukul 18.10. 

Ia mengatakan, tidak ada pemberitahuan oleh pihak ketiga tersebut mengenai perbedaan reservasi jenazah dengan pendamping.

"Petugas Lion Air mengetahui terdapat perbedaan reservasi nomor penerbangan. Namun, HUM (jenazah) tidak dapat dipindahkan ke kargo pesawat Lion Air dikarenakan JT-378 sudah final (siap diberangkatkan)," katanya. 

Baca juga: Lion Air Group Siapkan 20.150 Kursi Penerbangan Tambahan untuk Lebaran, Catat Rutenya

Ia menjelaskan, sebelum kargo jenazah masuk acceptance desk, petugas Bandara Soekarno-Hatta telah memastikan bahwa aktual sesuai pembelitan tiket penumpang dan kargo.

Prosedur ini bertujuan menentukan ruang kargo, jadwal keberangkatan, nomor penerbangan, serta kemasan yang harus sesuai syarat pengangkutan jenazah melalui angkutan udara.

Danang mengatakan, pihaknya sudah memberikan keterangan kepada pendamping dari jenazah atas perbedaan waktu kedatangan tersebut.

Baca juga: Jelang Lebaran, Lion Air Group Siapkan 20.150 Kursi Tambahan Rute Domestik

"Lion Air saat ini masih mengumpulkan data informasi dan keterangan lain mengenai perkembangan pemberitaan dan dari berbagai pihak yang terlibat guna dipelajari lebih lanjut," ujar Danang. 

Berdasarkan pantauan Kompas.com di media sosial Facebook, unggahan mengenai penelantaran jenazah tersebut sudah tidak ada. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ombudsman: Apjatel Harus Turunkan Kabel Udara di 27 Lokasi Sebelum Dipotong Pemprov DKI

Ombudsman: Apjatel Harus Turunkan Kabel Udara di 27 Lokasi Sebelum Dipotong Pemprov DKI

Megapolitan
Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Sekitar Istana Negara Ditutup

Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Sekitar Istana Negara Ditutup

Megapolitan
Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Megapolitan
Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Megapolitan
Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Megapolitan
Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Megapolitan
Marah Pacarnya Digoda, Pemuda Ini Ajak Teman-temannya Keroyok Pelaku

Marah Pacarnya Digoda, Pemuda Ini Ajak Teman-temannya Keroyok Pelaku

Megapolitan
Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Megapolitan
Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Megapolitan
Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Megapolitan
Putri Parengkuan: Kompas merupakan Second Home Ayah

Putri Parengkuan: Kompas merupakan Second Home Ayah

Megapolitan
Jadi Ajudan Ma'ruf Amin, Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif Dikenal Inovatif

Jadi Ajudan Ma'ruf Amin, Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif Dikenal Inovatif

Megapolitan
Jokowi-Ma'ruf Resmi Menjabat, Kantor Pemerintahan Masih Pasang Foto Jokowi-Jusuf Kalla

Jokowi-Ma'ruf Resmi Menjabat, Kantor Pemerintahan Masih Pasang Foto Jokowi-Jusuf Kalla

Megapolitan
Aniaya hingga Tewas, Ibu di Kebon Jeruk Sempat Minta Tolong Tetangga Saat Anaknya Tak Berdaya

Aniaya hingga Tewas, Ibu di Kebon Jeruk Sempat Minta Tolong Tetangga Saat Anaknya Tak Berdaya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X