Demonstran Dorong-dorongan dengan Polisi hingga Lempar Melati

Kompas.com - 21/05/2019, 17:24 WIB
Massa aksi yang mengatasnamakan diri sebagai Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat mulai mendekati pagar berduri yang mengepung Bawaslu, Selasa (21/5/2019).KOMPAS.com / VITORIO MANTALEAN Massa aksi yang mengatasnamakan diri sebagai Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat mulai mendekati pagar berduri yang mengepung Bawaslu, Selasa (21/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa dari Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) yang demo di depan Kantor Bawaslu semakin bertambah jumlahnya pada Selasa (21/05/2019) sore. 

Massa pun meminta polisi yang berjaga di depan Gedung Bawaslu RI, di Jalan MH Thamrin untuk mundur.

Baca juga: Massa Demo di Bawaslu Terus Berdatangan hingga Sore

Polisi tetap berjaga agar massa tidak menerobos. Namun, massa tetap memaksa dan terjadi dorong-dorongan antara massa dan aparat kepolisian pukul 16.30.

Massa yang tak terima pun melemparkan berbagai macam bunga, khususnya bunga melati putih ke arah polisi.

"Ayo pak polisi mundur, tadi sudah janji mau mundur," kata orator dari atas mobil komando.

Sementara itu, di tengah massa yang berdorongan dengan polisi, Neno Warisman mengajak massa untuk bernyanyi Indonesia Tanah Air Beta.

Baca juga: FPI Kerahkan Simpatisan untuk Demo pada 22 Mei

Dorong-dorongan terjadi sekita lima menit dan akhirnya suasana kembali kondusif. Sebab, massa akan melakukan shalat berjamaah.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X