Orator Demo di Bawaslu: Jangan Yel-yel ke Polisi, Menghadap Saya Saja

Kompas.com - 22/05/2019, 15:03 WIB
Aksi massa di depan Gedung Bawaslu di Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comAksi massa di depan Gedung Bawaslu di Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang orator dari kelompok demontran yang menyebut diri GNKR (Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat), yang berunjuk rasa di perempatan Sarinah depan kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019), meminta massa tidak melontarkan yel-yel yang memprovokasi aparat yang berjaga.

Ia menegaskan, yel-yel apa pun harus berasal dari mobil komando yang membawa pria-pria bersorban dan koordinator aksi.

"Hey, hey, jangan yel-yel ke polisi! Sini semua menghadap ke sini, menghadap ke saya! Semua satu komando!" seru orator itu dari atas mobil komando kepada sejumlah orang yang menggoyang-goyangkan pagar kawat berduri sambil menuding-nuding anggota Brimob yang berjaga.

Baca juga: Aksi Massa di Depan Bawaslu Serukan Nama Prabowo

 

Mereka berulang kali mengungkit insiden yang terjadi Rabu dini hari tadi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Walaupun wajah saya enggak ganteng, lama-lama jadi ganteng. Pokoknya jangan kita yel-yel ke polisi!" kata si orator lagi.

Jumlah orang yang memadati perempatan Sarinah untuk berunjuk rasa terus bertambah seiring waktu berjalan. Massa meluber hingga ke area Sarinah. Hanya ada satu mobil komando yang terparkir di tengah kerumunan.

Sementara itu, dua ruas jalan MH Thamrin di depan Bawaslu steril dari massa. Satuan Brimob telah bersiaga dengan atribut lengkap, beberapa mobil polisi mulai dari meriam air, raisa (pengurai massa), dan barracuda telah diparkir di sekitar lokasi.

Suasana di kawasan itu hingga pukul 14.15 WIB kondusif.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Evaluasi Hari Pertama Ganjil Genap DKI, Pelanggar Capai 1.195 Kendaraan

Evaluasi Hari Pertama Ganjil Genap DKI, Pelanggar Capai 1.195 Kendaraan

Megapolitan
Dishub DKI Jakarta Sebut Ganjil Genap Bikin Volume Lalin Turun 2 Persen

Dishub DKI Jakarta Sebut Ganjil Genap Bikin Volume Lalin Turun 2 Persen

Megapolitan
Simulasi Tatap Muka, Enam Sekolah di Bekasi Akan Diverifikasi Ulang 2 Minggu Sekali

Simulasi Tatap Muka, Enam Sekolah di Bekasi Akan Diverifikasi Ulang 2 Minggu Sekali

Megapolitan
Dapat Pinjaman, Pemprov DKI Usulkan Rp 3,6 T untuk Pengembangan Infrastruktur Olahraga

Dapat Pinjaman, Pemprov DKI Usulkan Rp 3,6 T untuk Pengembangan Infrastruktur Olahraga

Megapolitan
Perum PPD Luncurkan Tiga Trayek Baru dari Stasiun Bogor ke Jakarta

Perum PPD Luncurkan Tiga Trayek Baru dari Stasiun Bogor ke Jakarta

Megapolitan
Cegah Klaster Baru, Pemkot Tangerang Atur Penggunaan Ventilasi Udara di Perkantoran

Cegah Klaster Baru, Pemkot Tangerang Atur Penggunaan Ventilasi Udara di Perkantoran

Megapolitan
UPDATE 4 Agustus: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 10, Totalnya Kini 582

UPDATE 4 Agustus: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 10, Totalnya Kini 582

Megapolitan
23 Warga Kena Sanksi karena Tak Pakai Masker di Pasar Pluis

23 Warga Kena Sanksi karena Tak Pakai Masker di Pasar Pluis

Megapolitan
Polisi: 70 Persen Pelanggaran Lalu Lintas di Depok Terjadi pada Jam Sibuk

Polisi: 70 Persen Pelanggaran Lalu Lintas di Depok Terjadi pada Jam Sibuk

Megapolitan
Wali Kota Tangerang: Rehabilitasi Stadion Benteng Dipercepat

Wali Kota Tangerang: Rehabilitasi Stadion Benteng Dipercepat

Megapolitan
Jadi Korban Perampokan, Pemilik Warung di Ciracas Mengaku Tak Asing dengan Wajah Pelaku

Jadi Korban Perampokan, Pemilik Warung di Ciracas Mengaku Tak Asing dengan Wajah Pelaku

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya 2020, Depok Sumbang Pelanggar Lalu Lintas Terbanyak

Operasi Patuh Jaya 2020, Depok Sumbang Pelanggar Lalu Lintas Terbanyak

Megapolitan
Dinas SDA DKI Ajukan Anggaran Rp 5 Triliun untuk Penanggulangan Banjir

Dinas SDA DKI Ajukan Anggaran Rp 5 Triliun untuk Penanggulangan Banjir

Megapolitan
Pilkada Depok Makin Dekat, Bawaslu Minta Warga Tak Ragu Laporkan Penyelewengan

Pilkada Depok Makin Dekat, Bawaslu Minta Warga Tak Ragu Laporkan Penyelewengan

Megapolitan
Cegah Penularan Covid-19, Pemkot Tangsel Gelar Upacara HUT Ke-75 RI Secara Terbatas

Cegah Penularan Covid-19, Pemkot Tangsel Gelar Upacara HUT Ke-75 RI Secara Terbatas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X