Anggota TGUPP Jadi Pengacara Prabowo, Anies: Tak Ada Konflik Kepentingan

Kompas.com - 24/05/2019, 20:53 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/5/2019).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com  - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, tak ada konflik kepentingan dalam bergabungnya anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan ( TGUPP) sebagai pengacara calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Enggak apa-apa. Selama bisa menjalankan tugas dengan baik dan tidak ada conflict of interest (konflik kepentingan)," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Baca juga: Anies Mengaku Diundang ke Pertemuan Prabowo dan Kalla

Menurut Anies, pembangunan kota Jakarta dengan sengketa pilpres 2019 tak saling bersinggungan. Untuk itu, ia mengizinkan anggota timnya menjadi pengacara Prabowo di Mahkamah Konstitusi.


"Kegiatan ini adalah hak warga negara, mereka bukan ASN (aparatur sipil negara) sehingga mereka berhak untuk menentukan pilihan politiknya," ujar Anies.

Selain itu, Anies menilai gugatan sengketa pilpres hanya akan berlangsung selama dua pekan. Ia meyakini kegiatan itu tak mengganggu tanggung jawab di DKI.

Baca juga: Anies Izinkan Anggota TGUPP-nya Bela Prabowo di MK

Ketua TGUPP Bidang Hukum dan Pencegahan Korupsi Bambang Widjojanto bakal menjadi kuasa hukum Prabowo dalam sengketa pilpres 2019.

Selain itu, Rikrik Rizkiyana yang dulu juga TGUPP juga bakal membela Prabowo di MK. Rikrik kini tak lagi tergabung dalam TGUPP dan sudah diangkat sebagai Ketua Dewan Penagwas Perumda Pasar Jaya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X