Gerbang Tol Karang Tengah Barat 1 Direlokasi dan Tambah Gardu

Kompas.com - 26/05/2019, 17:14 WIB
Gerbang tol Karang Tengah Barat 1 di ruas tol Jakarta-Tangerang direlokasi pada Minggu (26/5/2019) guna memecah kepadatan arus lalu lintas. KOMPAS.com/Vitorio MantaleanGerbang tol Karang Tengah Barat 1 di ruas tol Jakarta-Tangerang direlokasi pada Minggu (26/5/2019) guna memecah kepadatan arus lalu lintas.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga memindahkan Gerbang Tol (GT) Karang Tengah Barat 1 dan menambah jumlah gardu operasi di ruas jalan tol Jakarta-Tangerang pada Minggu (26/5/2019) sejak pukul 00.00 WIB.

Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga Irra Susiyanti menyebut, upaya  ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kepadatan arus lalu lintas di sekitar gerbang tol yang terletak di ruas tol tersebut pada jam sibuk.

"Beroperasinya GT Karang Tengah Barat 1 yang baru diharapkan dapat mengurai antrean kendaraan pada jam sibuk yang kerap terjadi," sebut Irra dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu siang.


Baca juga: GT Karang Tengah Dihapus, Butuh Waktu 2 Jam untuk Keluar Gerbang Tol Lain

Sebelum direlokasi, lanjut Irra dalam keterangannya, GT Karang Tengah Barat I terletak di KM 10+600 A jalan tol Jakarta-Tangerang. Setelah direlokasi, GT Karang Tengah Barat 1 yang baru berlokasi di KM 9+600 A.

Sementara itu, jumlah gardu operasi yang ditambah di titik gerbang tol yang baru bertambah jadi enam unit, dari yang semula berjumlah hanya tiga unit. Irra berujar, langkah ini bertujuan untuk memecah kepadatan dengan menambah jumlah transaksi.

"Semula, GT Karang Tengah Barat 1

memiliki tiga gardu operasi yang terdiri dari satu unit Gardu Tol Otomatis (GTO) Multi-Golongan, satu unit Gardu Semi Otomatis Multi-Golongan, dan satu Gardu Tandem," ujarnya.

"Kini, jumlah gardu operasi di GT Karang Tengah Barat 1 bertambah menjadi enam unit. Perinciannya adalah empat unit Gardu Tol Multi Golongan dan dua GTO Khusus Golongan 1 Non-Bus," tutup Irra.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai Pos Indonesia di Bekasi Mengaku Jadi Korban Penggelapan Uang Simpanan di Koperasi

Pegawai Pos Indonesia di Bekasi Mengaku Jadi Korban Penggelapan Uang Simpanan di Koperasi

Megapolitan
Ombudsman: Apjatel Harus Turunkan Kabel Udara di 27 Lokasi Sebelum Dipotong Pemprov DKI

Ombudsman: Apjatel Harus Turunkan Kabel Udara di 27 Lokasi Sebelum Dipotong Pemprov DKI

Megapolitan
Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Sekitar Istana Negara Ditutup

Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Sekitar Istana Negara Ditutup

Megapolitan
Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Megapolitan
Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Megapolitan
Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Megapolitan
Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Megapolitan
Marah Pacarnya Digoda, Pemuda Ini Ajak Teman-temannya Keroyok Pelaku

Marah Pacarnya Digoda, Pemuda Ini Ajak Teman-temannya Keroyok Pelaku

Megapolitan
Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Megapolitan
Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Megapolitan
Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Megapolitan
Putri Parengkuan: Kompas merupakan Second Home Ayah

Putri Parengkuan: Kompas merupakan Second Home Ayah

Megapolitan
Jadi Ajudan Ma'ruf Amin, Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif Dikenal Inovatif

Jadi Ajudan Ma'ruf Amin, Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif Dikenal Inovatif

Megapolitan
Jokowi-Ma'ruf Resmi Menjabat, Kantor Pemerintahan Masih Pasang Foto Jokowi-Jusuf Kalla

Jokowi-Ma'ruf Resmi Menjabat, Kantor Pemerintahan Masih Pasang Foto Jokowi-Jusuf Kalla

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X