872 Narapidana Rutan Depok Diusulkan Dapat Remisi Idul Fitri

Kompas.com - 03/06/2019, 16:45 WIB
Ilustrasi sel tahanan. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi sel tahanan.

DEPOK, KOMPAS.com - Kepala Rutan Kelas II B Depok, Bawono Ika Sutomo menyebutkan, dari 1.600 orang narapidana, ada 872 narapidana Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Depok, Jawa Barat, yang diusulkan mendapatkan remisi khusus Idul Fitri 1440 H.

Beberapa di antaranya bahkan telah diusulkan bebas.

"Total usulan yang mendapatkan remisi ada 872 orang, RK ( Remisi Khusus) I sebanyak 811 orang, sementara RK II ada 11 orang. Sebelas orang ini yang kami usulkan bebas," ujar Bawono saat dikonfirmasi, Senin (3/6/2019).

Baca juga: 12.517 Warga Binaan Dapat Remisi, 90 Orang Langsung Bebas

Sebanyak 872 narapidana yang mendapatkan remisi berasal dari kasus tindak pidana umum dan pidana khusus.

Menurut Bawono, pemberian remisi ini adalah hak narapidana sesuai Pasal 34 Peraturan Pemerintah No 99 Tahun 2012.

Ia menjelaskan, usulan itu diajukan untuk napi yang dianggap telah memenuhi syarat yakni berkelakuan baik dan telah menjalani pidana minimal enam bulan penjara.

“Yang memutuskan nanti Kemenkumham. Kami hanya mengusulkan saja berdasarkan syarat yang telah ditetapkan negara. Nantinya pembacaan remisi itu akan kami lakukan usai salah Idul Fitri, pagi hari,” ujar Bawono.

Baca juga: 112.523 Narapidana Dapat Remisi Idul Fitri Tahun 2019

Para narapidana yang mendapatkan pengurangan masa hukuman bervariasi, mulai dari 15 hari, satu bulan, satu bulan 15 hari, hingga 1,5 bulan.

“Kalau yang langsung bebas setelah dapat remisi tidak ada,” kata Bawono.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menuju New Normal, Kasus Covid-19 di Bekasi Masih Naik Turun Usai Lebaran

Menuju New Normal, Kasus Covid-19 di Bekasi Masih Naik Turun Usai Lebaran

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini

BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 1 Juni di Depok: Muncul 2 Kasus Positif Baru dan 9 Pasien Dinyatakan Sembuh

[UPDATE] Covid-19 1 Juni di Depok: Muncul 2 Kasus Positif Baru dan 9 Pasien Dinyatakan Sembuh

Megapolitan
PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

Megapolitan
Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Megapolitan
Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Megapolitan
Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Megapolitan
Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Megapolitan
Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Megapolitan
Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Megapolitan
Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Megapolitan
Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Megapolitan
Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X