Penahanan Ditangguhkan, Eggi Sudjana Cabut Gugatan Praperadilan

Kompas.com - 25/06/2019, 19:49 WIB
Tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana meninggalkan ruangan penyidik Polda Metro Jaya pada Senin (24/6/2019) pukul 21.50 setelah permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan penyidik. KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA Tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana meninggalkan ruangan penyidik Polda Metro Jaya pada Senin (24/6/2019) pukul 21.50 setelah permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan penyidik.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tersangka kasus dugaan makar, Eggi Sudjana kembali mencabut gugatan praperadilan setelah penangguhan penahanannya dikabulkan Polda Metro Jaya.

Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Ahcmat Guntur membenarkan bahwa Eggi telah mengajukan gugatan praperadilan dan terdaftar dengan nomor 74/Pid.Pra/2019/PN JKT.SEL. 

Eggi tercatat mendaftarkan gugatan praperadilan di PN Jakarta Selatan pada 18 Juni 2019. Sidang terjadwal akan digelar pada 1 Juli 2019.

Baca juga: Eggi Sudjana Ungkap Alasan Penyidik Tangguhkan Penahanannya


Tim kuasa hukum Eggi Sudjana, Abdullah Alkatiri mengatakan, pencabutan gugatan praperadilan dilakukan beberapa hari sebelum penahanan ditangguhkan.

"Karena menurut kami sudah tidak ada urgensinya (praperadilan). Karena kan (penahanan) Pak Eggi sudah ditangguhkan, karena kooperatif. Jadi apalagi yang kita harapkan," ujar Abdullah saat dihubungi di Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Ia mengatakan, gugatan praperadilan diajukan karena penangguhan penahanan Eggi tidak kunjung dikabulkan polisi.

Baca juga: Fakta-fakta Eggi Sudjana hingga Mustofa Nahrawardaya Dapat Penangguhan Penahanan

Namun, pihaknya mendapatkan info kemungkinan penangguhan akan dikabulkan. Atas dasar informasi itulah, gugatan praperadilan dicabut. 

"Kalau pun kami sudah terima (pemberitahuan sidang), faktanya kami sudah mencabut (gugatan praperadilan) kan," katanya. 

Sebelumnya, Eggi mencabut gugatan praperadilan pertama pada Rabu (29/5/2019).

Baca juga: Penahanan Ditangguhkan, Eggi Sudjana Berterima Kasih kepada Prabowo

Alasannya karena percaya bahwa Eggi tidak terbukti melakukan makar dalam proses penyidikan polisi.

Sebelumnya, Eggi ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar berdasarkan proses gelar perkara pada 7 Mei 2019. 

Eggi dilaporkan atas video saat dirinya menyerukan ajakan people power dalam orasi di luar rumah Prabowo Subianto di Jakarta Selatan pada 17 April lalu.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ibu Hamil Korban Obat Kedaluwarsa Puskesmas Kamal Muara Diperiksa Polisi Besok

Ibu Hamil Korban Obat Kedaluwarsa Puskesmas Kamal Muara Diperiksa Polisi Besok

Megapolitan
Didakwa Suplai Batu ke Demonstran, Ini Kata Andri Bibir

Didakwa Suplai Batu ke Demonstran, Ini Kata Andri Bibir

Megapolitan
Terdakwa Kerusuhan 21-22 Mei Ini Izin Demo-Tawuran ke Istrinya

Terdakwa Kerusuhan 21-22 Mei Ini Izin Demo-Tawuran ke Istrinya

Megapolitan
Sempat Dikira Meninggal, Bocah Pemulung Ini Tak Mau Kabur dari Rumah Lagi

Sempat Dikira Meninggal, Bocah Pemulung Ini Tak Mau Kabur dari Rumah Lagi

Megapolitan
Andri Bibir Didakwa Siapkan Batu Saat Kerusuhan 21-22 Mei

Andri Bibir Didakwa Siapkan Batu Saat Kerusuhan 21-22 Mei

Megapolitan
Kelompok Pemalsu dan Rekondisi Materai Raup Untung Ratusan Juta Rupiah

Kelompok Pemalsu dan Rekondisi Materai Raup Untung Ratusan Juta Rupiah

Megapolitan
Ada Oli Tumpah di Jalan Pulo Lentut Cakung, Pengendara Harap Hati-hati

Ada Oli Tumpah di Jalan Pulo Lentut Cakung, Pengendara Harap Hati-hati

Megapolitan
Cara Bedakan Meterai Rekondisi dan Palsu dengan yang Asli

Cara Bedakan Meterai Rekondisi dan Palsu dengan yang Asli

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Tanam Tabebuya, Tiap Wilayah Warna Bunganya Berbeda

Pemprov DKI Akan Tanam Tabebuya, Tiap Wilayah Warna Bunganya Berbeda

Megapolitan
Gugatan Praperadilan Tilang ETLE Gugur, Sitem ETLE Dinilai Valid

Gugatan Praperadilan Tilang ETLE Gugur, Sitem ETLE Dinilai Valid

Megapolitan
Polisi Tangkap Kelompok Pemalsu dan Rekondisi Materai

Polisi Tangkap Kelompok Pemalsu dan Rekondisi Materai

Megapolitan
Jaksa Tidak Hadirkan Seluruh Terdakwa, Sidang 29 Karyawan Sarinah Ditunda

Jaksa Tidak Hadirkan Seluruh Terdakwa, Sidang 29 Karyawan Sarinah Ditunda

Megapolitan
Pemprov DKI Optimistis Perluasan Ganjil Genap Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Pemprov DKI Optimistis Perluasan Ganjil Genap Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Megapolitan
DPRD: Jangan Sampai Bu Risma Bisa Datangkan Bunga Sakura, DKI Enggak Bisa

DPRD: Jangan Sampai Bu Risma Bisa Datangkan Bunga Sakura, DKI Enggak Bisa

Megapolitan
JJ Rizal: Bekasi Punya Hubungan Sejarah yang Kuat dengan Jakarta

JJ Rizal: Bekasi Punya Hubungan Sejarah yang Kuat dengan Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X