KRL Beroperasi Normal Jelang Putusan Sengketa Pilpres di MK

Kompas.com - 27/06/2019, 13:33 WIB
Ilustrasi KRL KOMPAS.COM/Nadia ZahraIlustrasi KRL

JAKARTA, KOMPAS.com - Kereta rel listrik ( KRL) atau commuter line bakal beroperasi seperti biasa pada Kamis (27/6/2019), jelang putusan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) oleh Mahkamah Konstitusi pukul 12.30 WIB nanti.

"Perjalanan KRL normal, tidak ada perubahan. PT KCI tetap mengoperasikan 956 perjalanan per hari dengan 83 rangkaian KRL," ujar Vice President Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) kepada Kompas.com, Kamis pagi.

Di luar itu, guna mengantisipasi segi keamanan, Anne menyebut bahwa jajarannya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI. Pengamanan dilakukan terutama di stasiun-stasiun yang berdekatan dengan MK.

 

Baca juga: Soal Situasi Jakarta Jelang Putusan MK, Anies: So Far So Good

Namun, ia enggan membeberkan lebih jauh stasiun-stasiun mana saja yang pengamanannya diperketat.

"Dalam hal pengamanan di area sejumlah stasiun yang dekat dengan pusat kegiatan masyarakat, PT KCI senantiasa bekerja sama dengan TNI dan Polri," kata Anne.

"Kami koordinasi aktif dengan Polri dan TNI dan pasti tim keamanan kami siap," tambahnya.

Baca juga: Laskar FPI Depok Dikerahkan ke MK Kawal Putusan Sengketa Pilpres

Meski begitu, lanjut Anne, sejauh ini pola arus penumpang pun masih terpantau normal. PT KCI juga belum berencana melakukan buka-tutup stasiun sebagaimana yang pernah dilakukan pada 22 Mei 2019 silam dengan menutup Stasiun Tanah Abang.

"Kepadatan stasiun masih normal sampai saat ini, masih didominasi penumpang rutin," kata dia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tim Elang Laut Amankan 5 Pak Ogah dan Pemalak Sopir Truk

Tim Elang Laut Amankan 5 Pak Ogah dan Pemalak Sopir Truk

Megapolitan
3 Preman di Cakung yang Terekam Video Palak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap

3 Preman di Cakung yang Terekam Video Palak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Majikan yang Aniaya ART di Cengkareng

Kronologi Penangkapan Majikan yang Aniaya ART di Cengkareng

Megapolitan
PUPR Serahkan Rusunawa Pasar Rumput ke Pemprov DKI Akhir 2019

PUPR Serahkan Rusunawa Pasar Rumput ke Pemprov DKI Akhir 2019

Megapolitan
Operasi Zebra Jaya Digelar Lagi, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Operasi Zebra Jaya Digelar Lagi, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Megapolitan
Pemprov DKI Kaji Tarif Sewa Rusunawa Pasar Rumput

Pemprov DKI Kaji Tarif Sewa Rusunawa Pasar Rumput

Megapolitan
BMKG: Suhu di Jakarta Diprediksi 35 Derajat Celsius, Waspada Angin Kencang

BMKG: Suhu di Jakarta Diprediksi 35 Derajat Celsius, Waspada Angin Kencang

Megapolitan
Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Megapolitan
Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Megapolitan
Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Megapolitan
Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Megapolitan
PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Megapolitan
PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X