Beda Versi, Ini Pengakuan Pemerkosa Remaja Depok yang Nekat Loncat dari JPO

Kompas.com - 16/07/2019, 15:57 WIB
Wakapolresta Depok, Arya Perdana saat konferensi pers di Polresta Depok, Selasa (27/7/2019).KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVA Wakapolresta Depok, Arya Perdana saat konferensi pers di Polresta Depok, Selasa (27/7/2019).

DEPOK, KOMPAS.com- Dua orang pemerkosa AF, remaja yang hampir bunuh diri di JPO Margonda telah ditangkap polisi.

Dua pemerkosa yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu bernama Sobar dan Ari.

Salah satu pelaku, Sobar mengaku bertemu AF pertama kali di Terminal Depok. Menurut dia, AF ketika itu sedang tersesat.


Ia mengatakan, dialah yang menyelamatkan AF saat tersesat.

Sobar mengaku sudah tinggal serumah dengan AF selama satu bulan.

"Pas dia nyasar itu, iya, saya selamatin, terus saya ajak tinggal dengan saya. Saya ajak narik angkot, saya kasih baju, saya kasih semuanya ke dia,” ujar Sobar saat ditemui di Polresta Depok, Selasa (16/7/2019).

Baca juga: Polisi Akan Panggil Ibu Remaja Depok yang Nekat Loncat dari JPO

Beda versi

Sobar membantah cerita yang beredar tentang dirinya yang memperkosa dan mencekoki AF dengan narkoba. Menurutnya, ia dan AF sama-sama suka.

Bahkan, ia mengaku hendak menikahi AF dalam waktu dekat ini.

"Sudah suka sama suka soalnya, sudah sebulan kita jalin hubungan, dia nyasar di Terminal Depok," kata Sobar.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sindikat Penipu yang Jual Apartemen Fiktif di Ciputat Berhubungan Keluarga

Sindikat Penipu yang Jual Apartemen Fiktif di Ciputat Berhubungan Keluarga

Megapolitan
Demo di Depan Istana, Mahasiswa Papua Teriakkan Referendum

Demo di Depan Istana, Mahasiswa Papua Teriakkan Referendum

Megapolitan
Tipu 455 Orang Pembeli, Penjual Apartemen Fiktif di Ciputat Tak Pernah Urus IMB

Tipu 455 Orang Pembeli, Penjual Apartemen Fiktif di Ciputat Tak Pernah Urus IMB

Megapolitan
Pengakuan Bandar Narkoba di Kampus: Uang Pelicin untuk Sekuriti hingga Hidup Foya-foya

Pengakuan Bandar Narkoba di Kampus: Uang Pelicin untuk Sekuriti hingga Hidup Foya-foya

Megapolitan
Pengeroyok Siswi SMK di Bekasi Ditahan dan Terancam Kurungan 5 Tahun

Pengeroyok Siswi SMK di Bekasi Ditahan dan Terancam Kurungan 5 Tahun

Megapolitan
Gabung dengan Mahasiswa Papua, Massa Aksi Kamisan Pakai Topeng Monyet

Gabung dengan Mahasiswa Papua, Massa Aksi Kamisan Pakai Topeng Monyet

Megapolitan
Soal Instalasi Gabion, Anies: Biasa Saja, Bagian dari Tata Taman Kota

Soal Instalasi Gabion, Anies: Biasa Saja, Bagian dari Tata Taman Kota

Megapolitan
Bestari: Nasdem Mendukung Anies Baswedan sampai Kapan pun

Bestari: Nasdem Mendukung Anies Baswedan sampai Kapan pun

Megapolitan
Sindikat Penipu Jual Beli Rumah dan Tanah Kembali Ditangkap

Sindikat Penipu Jual Beli Rumah dan Tanah Kembali Ditangkap

Megapolitan
Kisah Charlie, Mahasiswa yang Terjun ke Dunia Hitam Jadi Bandar Ganja di Kampus

Kisah Charlie, Mahasiswa yang Terjun ke Dunia Hitam Jadi Bandar Ganja di Kampus

Megapolitan
Ini yang Bisa Dilakukan Pasien apabila Mendapat Obat Kedaluwarsa dari Tenaga Medis

Ini yang Bisa Dilakukan Pasien apabila Mendapat Obat Kedaluwarsa dari Tenaga Medis

Megapolitan
KPAD Akan Dampingi Korban dan Pelaku Pengeroyokan di Bekasi

KPAD Akan Dampingi Korban dan Pelaku Pengeroyokan di Bekasi

Megapolitan
Gubernur Banten dan Forum Kota Jakarta Tak Hadir, Sidang Kasus Polusi Udara Kembali Ditunda

Gubernur Banten dan Forum Kota Jakarta Tak Hadir, Sidang Kasus Polusi Udara Kembali Ditunda

Megapolitan
Sebelum Dwi Koen Meninggal, Anaknya Sempat Minta Koreksi untuk Komik Panji Koming

Sebelum Dwi Koen Meninggal, Anaknya Sempat Minta Koreksi untuk Komik Panji Koming

Megapolitan
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor DKI Bakal Naik Jadi 12,5 Persen

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor DKI Bakal Naik Jadi 12,5 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X