Bicara Politik Uang dalam Pemilihan Wagub DKI, PSI Bingung Fraksi Demokrat yang Tersinggung

Kompas.com - 16/07/2019, 22:36 WIB
Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta Rian Ernest, di Kantor DPP PSI DKI Jakarta,Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019). KOMPAS.com/RYANA ARYADITA UMASUGIWakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta Rian Ernest, di Kantor DPP PSI DKI Jakarta,Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest mengaku heran karena akan dilaporkan oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Taufiqurrahman.

Sebab, dia merasa tak pernah menyinggung Partai Demokrat dalam pernyataannya mengenai adanya politik uang pada pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta.

Bahkan, dia tidak mengenal Taufiqurrahman.


"Saya tekankan, saya enggak kenal beliau (Taufiq) siapa. Saya di pers rilis enggak pernah sebut Partai Demokrat, saya enggak sebut pansus. Kalau ada satu hingga dua orang ngeluh, saya heran," kata Rian saat dihubungi, Selasa (16/7/2019).

Apalagi, kata dia, Demokrat sendiri bukan merupakan fraksi pendukung kedua cawagub.

Baca juga: Politisi PSI: Bukannya Saling Terima Kasih, Malah Melaporkan Saya...

"Terutama ini dari fraksi yang bukan ngusung wagub juga kan. Kalau Gerindra PKS laporin saya, saya masih agak paham," ujarnya.

Meski demikian Ia tetap akan datang jika dipanggil oleh pihak kepolisian. Rian berjanji akan kooperatif jika pada akhirnya jadi dilaporkan ke polisi.

"Apapun yang ditanya pasti akan saya jawab. Kalau dipanggil akan datang. Kita lihat nanti perkembangannya. Kita belum tahu. Saya enggak mau bicara terlalu panjang, terlalu jauh. Kita lihat saja," pungkas Rian.

Sebelumnya, Rian Ernest mengatakan pihaknya menduga ada politik uang dalam pemilik wagub DKI.

Informasi ini berasal dari dua elite politik DKI Jakarta yang namanya dirahasiakan Rian.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X