Lagu Wali Kota Depok yang Disetel di Lampu Merah Bukan untuk Atasi Macet atau Hibur Warga

Kompas.com - 17/07/2019, 05:10 WIB
Kepala Dinas Perhubungan Depok, Dadang Wihana di Kantor Dinas Perhubungan Depok, Kalimulya, Depok, Selasa (16/7/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAKepala Dinas Perhubungan Depok, Dadang Wihana di Kantor Dinas Perhubungan Depok, Kalimulya, Depok, Selasa (16/7/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan Depok, Dadang Wihana menegaskan lagu yang nantinya dipasang saat lampu merah di lampu lalu lintas Depok bukan untuk atasi kemacetan.

Selain itu juga bukan untuk menghibur warga yang ada di Depok saat macet.

"Program ini tentunya bukan mengatasi kemacetan. Kalau kemacetan itu program dari manajemen rekayasa lalu lintas. Ini adalah bagian kecil dari apa yang dijalankan (saat manajemen rekayasa lalu lintas)," ujar Dadang di Kantor Dinas Perhubungan Depok, Kalimulya, Selasa (16/7/2019).

Adapun salah satu lagu yang nantinya dipasang di lampu merah merupakan lagu yang dinyanyikan Wali Kota Depok Mohammad Idris yang berjudul "Hati-hati".

Dadang mengatakan, lagu tersebut disetel di lampu merah untuk memberi pesan kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas.

Baca juga: Depok Uji Coba Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Agustus Mendatang

Dengan adanya lagu itu, dia berharap para pengendara memiliki kesadaran untuk tertib lalu lintas.

"Jadi agar pengendara itu mengerti kesabaran dalam berkendara. Jadi saat lampu merah menyala pengendara di situ diberikan peringatan untuk tertib lalu lintas. Ketika tertib lalu lintas maka arus lalin akan mengalir dengan lancar,” kata Dadang.

Nantinya, lagu tersebut juga menjadi penanda bagi masyarakat yang hendak menyebrang zebra cross.

Baca juga: Wali Kota Depok Tak Membantah Juga Tak Membenarkan Dirinya Penyanyi Lagu yang Akan Disetel di Lampu Merah

"Kedua ini (lagu yang dipasang di lampu lalu lintas) sebagai penanda penyebrang jalan. Ketika lewat zebra cross maka nantinya lagu di lampu lalu lintas itu akan menyala,” tutur Dadang.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok berencana akan menyetel lagu di sejumlah lampu lalu lintas di daerah itu. Tujuannya untuk menghibur warga yang terjebak macet.

Belakangan beredar di akun Youtube Dinas Perhubungan Kota Depok @ dishub depok lagu berjudul "Hati-hati". Keterangan pada video itu menyebutkan, pengisi vokal adalah Wali Kota Depok, Kh Mohammad Idris.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Wisatawan Diminta Pulang Usai Jalani Rapid Test di Stasiun Bogor

5 Wisatawan Diminta Pulang Usai Jalani Rapid Test di Stasiun Bogor

Megapolitan
Update 30 Oktober: Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.159, Bertambah 19 Kasus

Update 30 Oktober: Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.159, Bertambah 19 Kasus

Megapolitan
BNPB Minta Depok Segera Isolasi OTG Covid-19 di Lokasi Khusus

BNPB Minta Depok Segera Isolasi OTG Covid-19 di Lokasi Khusus

Megapolitan
KPU Tetapkan Jadwal Debat Kandidat Pilkada Tangsel: 22 November dan 3 Desember 2020

KPU Tetapkan Jadwal Debat Kandidat Pilkada Tangsel: 22 November dan 3 Desember 2020

Megapolitan
Libur Panjang, 509.140 kendaraan Tinggalkan Jakarta

Libur Panjang, 509.140 kendaraan Tinggalkan Jakarta

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 30 Oktober: Total 7.116 Kasus di Depok

[UPDATE] Grafik Covid-19 30 Oktober: Total 7.116 Kasus di Depok

Megapolitan
Polemik Lokasi Khusus Isolasi OTG Covid-19 di Depok, Kini BNPB Sebut Wisma Makara UI Boleh Dipakai

Polemik Lokasi Khusus Isolasi OTG Covid-19 di Depok, Kini BNPB Sebut Wisma Makara UI Boleh Dipakai

Megapolitan
Manajemen Terminal Kampung Rambutan Akan Bagikan Masker Kain untuk Penumpang

Manajemen Terminal Kampung Rambutan Akan Bagikan Masker Kain untuk Penumpang

Megapolitan
Peserta yang Lolos CPNS Bisa Mengundurkan Diri, Ini Tahapannya

Peserta yang Lolos CPNS Bisa Mengundurkan Diri, Ini Tahapannya

Megapolitan
Puncak Arus Balik Libur Panjang Diprediksi Terjadi pada Sabtu dan Minggu

Puncak Arus Balik Libur Panjang Diprediksi Terjadi pada Sabtu dan Minggu

Megapolitan
Libur Panjang, Barang Bawaan Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Capai 178.508 Kilogram

Libur Panjang, Barang Bawaan Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Capai 178.508 Kilogram

Megapolitan
Buru Pelaku Begal di Tanjung Priok, Polisi Kumpulkan Rekaman CCTV

Buru Pelaku Begal di Tanjung Priok, Polisi Kumpulkan Rekaman CCTV

Megapolitan
UPDATE 30 Oktober: 166 Pasien Positif Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 30 Oktober: 166 Pasien Positif Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Sesosok Jenazah Mengambang di Sungai Cisadane, Sudah Seminggu Dicari Keluarga

Sesosok Jenazah Mengambang di Sungai Cisadane, Sudah Seminggu Dicari Keluarga

Megapolitan
Tim Suksesnya Diintimidasi Saat Pasang APK, Benyamin Davnie: Serahkan Ke Kepolisian

Tim Suksesnya Diintimidasi Saat Pasang APK, Benyamin Davnie: Serahkan Ke Kepolisian

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X