Dulu Gersang, Kini Ada Taman Betawi di Kolong Tol Meruya Utara

Kompas.com - 23/07/2019, 12:19 WIB
Suasana kolong Tol Meruya Utara setelah disulap menjadi Taman Betawi. Gambar diambil Selasa (23/7/2019.) KOMPAS.com/VERRYANA NOVITA NINGRUMSuasana kolong Tol Meruya Utara setelah disulap menjadi Taman Betawi. Gambar diambil Selasa (23/7/2019.)

JAKARTA, KOMPAS.com - Area kolong tol di Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat kini menjadi cantik setelah disulap menjadi Taman Betawi.

Taman itu dihiasi oleh bermacam-macam tanaman yang dibatasi pagar bambu berwarna hijau dan kuning setinggi kurang lebih 40 centimeter.

Di tengah taman tersebut, ada sebuah rumah replika khas betawi, lengkap dengan lampu di teras rumah, pagar, pintu masuk dan jendela, persis seperti aslinya.

Baca juga: Kolong Tol Pesanggrahan Dipercantik dengan Mural

Di dinding tol itu dilukis dengan gambar monas, delman, anak-anak bermain panjat pinang, orang menari tarian khas betawi hingga bunga anggrek.

Warga sekitar yang juga berjualan di area kolong tol itu, Rosmawati (35) mengatakan bahwa dulu kolong tol itu terkesan gersang. Jika panas akan berdebu, sementara kalau hujan kondisinya akan becek.

"Dulu, kalau panas gini debunya parah, sebelum ada tanaman di taman-taman itu," kata dia saat ditemui Kompas.com di lokasi pada Selasa (23/07/2019).

Dia juga menceritakan ketika malam hari, kondisi kolong tol Meruya Utara gelap. Banyak warga yang tidak berani melewati kolong tol itu sebelum dipercantik.

Baca juga: Warna-warni di Kolong Tol yang Menarik Perhatian Masyarakat...

"Dulu, gelap, orang mau lewat aja takut. Sekarang kalau malam ada lampu warna-warni di sini," kata dia.

Selain itu, Rosmawati juga mengatakan bahwa sejak ada taman ini, banyak orang berkunjung untuk berswafoto. Bukan hanya individu, tapi kadang datang rombongan.

Contohnya, ada rombongan ibu-ibu PKK yang sengaja datang ke taman ini untuk sekadar foto-foto.

Hal itu juga dikatakan oleh Lis, salah satu pedagang warung kopi di dekat lokasi. Dia berharap dengan adanya taman ini, situasi di area Meruya Utara tidak lagi menakutkan.

"Ya, saya sebagai yang setiap hari buka warung senang juga, jadi enggak was-was kalau terang dan rapi begini," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hingga 20 November 2019, 18.876 Orang Daftar CPNS Pemprov DKI

Hingga 20 November 2019, 18.876 Orang Daftar CPNS Pemprov DKI

Megapolitan
Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Megapolitan
Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Megapolitan
Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Megapolitan
Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Megapolitan
Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Megapolitan
Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Megapolitan
Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Megapolitan
Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Megapolitan
Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Megapolitan
Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

Megapolitan
Istri Pesepak Bola Ilija Spasojevic Dimakamkan di TPU Jeruk Purut

Istri Pesepak Bola Ilija Spasojevic Dimakamkan di TPU Jeruk Purut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X