Sudah Dibuka, Yuk Saksikan Pameran Hologram di Monas Week...

Kompas.com - 23/07/2019, 12:35 WIB
Pertunjukan video mapping Asian Games 2018 di Monas, Jakarta, Senin (13/8/2018). Menyambut Asian Games 2018 Pemprov DKI Jakarta menyajikan atraksi video mapping laser dan air mancur, Warga pun bisa menyaksikan atraksi ini setiap hari mulai tanggal 17 agustus hingga 2 september secara gratis mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPertunjukan video mapping Asian Games 2018 di Monas, Jakarta, Senin (13/8/2018). Menyambut Asian Games 2018 Pemprov DKI Jakarta menyajikan atraksi video mapping laser dan air mancur, Warga pun bisa menyaksikan atraksi ini setiap hari mulai tanggal 17 agustus hingga 2 september secara gratis mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta menyelenggarakan pertunjukan hologram bertajuk Kala Jakarta di Museum Sejarah Nasional, Monas mulai hari ini Selasa (23/7/2019).

"Pertunjukan selama sembilan hari mulai dari 23 Juli hinga 31 Juli. Masing-masing hari, enam kali pertunjukan" ujar Arista Nurbaya, Kasubag Tata Usaha UPK Monas pada Selasa (23/7/2019).

Pertunjukan itu diselenggarakan di Museum Sejarah Nasional yang berada di dalam kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.


Acara itu terbuka untuk umum dan dilaksanakan setiap hari kecuali hari Senin.

Atraksi baru tersebut ditampilkan pada sebuah instalasi transparan berukuran 4x6 meter yang terbuat dari layar holo (holo screen). Nantinya layar holo akan menangkap cahaya dari dua proyektor dengan teknik cross projector.

Baca juga: Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Pameran hologram dilakukan sebanyak enam kali dalam sehari yaitu pukul 11.00 WIB-11.25 WIB, pukul 13.00 WIB-13.25 WIB, pukul 15.00 WIB-15.25 WIB, pukul 16.00 WIB-16.25 WIB, pukul 17.00 WIB-17.25 WIB dan pukul 19.00 WIB-19.25 WIB.

Masing-masing pertunjukan berlangsung selama 25 menit yang memberikan penjelasan mengenai sejarah DKI Jakarta dari masa prasejarah, prakolonialisme, masa kolonialisme, masa kemerdekaan, dan pascakemerdekaan.

Pertunjukan dikemas dengan penuh warna dan grafis yang membantu menjelaskan informasi sejarah. Penayangannya pun menggunakan teknologi modern dan masih terbatas peredarannya di Indonesia.

"Melalui pameran hologram kami ingin lebih pada keinginan bagaimana sejarah tampil dalam konteks kekinian," kata Adi Panuntun, salah satu kreator ilusi hologram itu saat memberi keterangan kepada wartawan di Museum Sejarah Nasional di Monas, Senin (22/7/2019).

Monas Week sendiri diangkat dari antusiasme masyarakat pada acara video mapping yang dilaksanakan di Monas tahun lalu dalam rangka memeriahkan Asian Games 2018.

Rencananya Monas Week akan memiliki tiga rangkaian kegiatan yaitu pameran hologram yang dilaksanakan pada Juli ini, lighting show pada bulan Agustus, dan video mapping pada bulan Desember waktu pergantian tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MEGAPOLITAN]: Eggi Sudjana Ditangkap Lagi I Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi buat Relawan Jokowi-Ma'ruf

[POPULER MEGAPOLITAN]: Eggi Sudjana Ditangkap Lagi I Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi buat Relawan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Kemungkinan Capai 36 Derajat Celsius

BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Kemungkinan Capai 36 Derajat Celsius

Megapolitan
Usai Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Beroperasi Normal

Usai Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Beroperasi Normal

Megapolitan
Jokowi Disebut Tak Bisa Hadir, Relawan di Taman Pandang Istana Membubarkan Diri

Jokowi Disebut Tak Bisa Hadir, Relawan di Taman Pandang Istana Membubarkan Diri

Megapolitan
Eggi Sudjana Sering Jadi Pelanggan Jasa Pijat Tersangka Perakit Bom

Eggi Sudjana Sering Jadi Pelanggan Jasa Pijat Tersangka Perakit Bom

Megapolitan
Pengacara: Eggi Sudjana Ditangkap untuk Diklarifikasi sebagai Saksi Kasus Perakit Bom

Pengacara: Eggi Sudjana Ditangkap untuk Diklarifikasi sebagai Saksi Kasus Perakit Bom

Megapolitan
Polisi Geledah Rumah Eggi Sudjana, Ponselnya Diambil Jadi Barang Bukti

Polisi Geledah Rumah Eggi Sudjana, Ponselnya Diambil Jadi Barang Bukti

Megapolitan
Sedang Dalam Penangguhan Penahanan, Eggi Sudjana Kembali Ditangkap Polisi

Sedang Dalam Penangguhan Penahanan, Eggi Sudjana Kembali Ditangkap Polisi

Megapolitan
Relawan Jokowi-Ma'ruf Bubar, Sampah Berserakan di Kawasan Monas

Relawan Jokowi-Ma'ruf Bubar, Sampah Berserakan di Kawasan Monas

Megapolitan
BERITA FOTO: Parade Budaya Nusantara Meriahkan Perayaan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

BERITA FOTO: Parade Budaya Nusantara Meriahkan Perayaan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Berita Foto
Datang ke DPR dan Mengaku Presiden Terpilih, Pria Ini Diamankan Polisi

Datang ke DPR dan Mengaku Presiden Terpilih, Pria Ini Diamankan Polisi

Megapolitan
Reaksi Relawan yang Nobar di Monas Saat Dengar Jokowi Sebut Prabowo Sahabat Baik

Reaksi Relawan yang Nobar di Monas Saat Dengar Jokowi Sebut Prabowo Sahabat Baik

Megapolitan
Jokowi-Ma'ruf Resmi Dilantik, Relawan Bertepuk Tangan dan Bersorak Sorai

Jokowi-Ma'ruf Resmi Dilantik, Relawan Bertepuk Tangan dan Bersorak Sorai

Megapolitan
Cerita Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi untuk Relawan Jokowi-Ma'ruf di Monas

Cerita Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi untuk Relawan Jokowi-Ma'ruf di Monas

Megapolitan
Ini Harapan Dokter di Indonesia untuk Jokowi-Ma'ruf Amin

Ini Harapan Dokter di Indonesia untuk Jokowi-Ma'ruf Amin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X