Senin, Anggota DPRD DKI Wajib Kembalikan Seluruh Aset

Kompas.com - 24/08/2019, 08:00 WIB
Rapat paripurna rancangan peraturan daerah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (22/8/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIRapat paripurna rancangan peraturan daerah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (22/8/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta periode 2014 - 2019 wajib mengembalikan semua aset yang dipinjamkan kepada mereka selama menjabat pada Senin (26/8/2019) mendatang.

"Senin. Mereka kan masih anggota dewan. Sampai Senin berarti. Saya harap sampai setelah pelantikan dibalikin," kata Sekretaris DPRD DKI Jakarta M Yuliadi, Jumat (23/8/2019).

Aset yang harus dikembalikan di antaranya adalah laptop dan mobil bagi pimpinan DPRD.

Mereka yang wajib mengembalikan aset adalah anggota yang tidak lagi terpilih pada periode 2019 -2024.

Bagi anggota yang terpilih kembali masih bisa mempertahankan asetnya.

Baca juga: Anies Minta DPRD DKI Periode 2019-2024 Evaluasi Intensitas Kunker

"Otomatis mereka bukan anggota dewan lagi. Yang jelas laptop. Yang lain kan sudah dibalikin mobil segala macam," ujarnya.

Pengembalian aset itu wajib dilakukan sesuai peraturan yang berlaku dari DPR RI hingga DPRD Kabupaten Kota.

"Ya diharapkan mereka menyerahkan. Biasanya sih menyerahkan karena untuk yang akan datang," kata dia.

Masa jabatan anggota DPRD DKI periode 2014 - 2019 akan berakhir pada 26 Agustus ini.

Di tanggal yang sama akan dilakukan pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta terpilih untuk periode 2019 - 2024.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X