Tak Ada Rekayasa Lalin dalam Pemakaman Ibunda SBY di TPU Tanah Kusir

Kompas.com - 31/08/2019, 09:58 WIB
Foto yang diunggah di akun Twitter @sbyudhoyono pada 13 Agustus 2019 ini memperlihatkan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono tengah mencium ibunya, Siti Habibah, yang tengah dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur. TWITTER/SBYUDHOYONOFoto yang diunggah di akun Twitter @sbyudhoyono pada 13 Agustus 2019 ini memperlihatkan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono tengah mencium ibunya, Siti Habibah, yang tengah dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan Kompol Lilik Sumardi mengatakan tidak ada rekayasa lalu lintas (lalin) yang dilakukan selama pengamanan pemakaman ibunda Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Siti Habibah yang akan di makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Sabtu (31/8/2019).

Pengendara masih dapat melintas seperti biasa.

"Tidak ada rekayasa, biasa aja. Kita jaga tamu-tamu yang akan datang, kemudian objek," kata Lilik kepada Kompas.com.

Menurutnya pengamanan hanya dilakukan di area pemakaman. Sedangkan untuk pengedaran lain masih dapat melintasi jalan tersebut.

"Jadi penjagaan aja dari mulai di dekat jembatan pemakaman baru itu. Sisanya ya paling pengamanan dan pemberian penghargaan saat dipemakaman, itu aja" tutupnya.

Baca juga: Anies Ucapkan Belasungkawa Wafatnya Ibunda SBY

Ibunda SBY, Siti Habibah meninggal dunia di RS Mitra Keluarga Cibubur pada Jum'at (30/8/2019) malam.

Ia menghembuskan nafas terakhir pada usia 87 tahun. Rencananya ibunda SBY akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir.

Dalam proses pemakaman, Polres Metro Jakarta Selatan mengerahkan sebanyak 200 personel. Dari sejumlah tersebut memiliki tugas untuk menjaga kedatangan rombongan keluarga dan jenazah almarhumah Siti Habibah, tamu VVIP hingga mengatur lalu lintas.

Rencananya keluarga dan jenazah almarhumah akan berangkat dari Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat itu sesuai sholat Dzuhur. Diperkirakan, rombongan akan sampai di pemakaman pukul 14:00 WIB.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tunggu Hasil Otopsi Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Pulogadung

Polisi Tunggu Hasil Otopsi Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Pulogadung

Megapolitan
Polisi Temukan Pisau dan Bercak Darah di Mobil Sopir Taksi Online yang Tewas di Bekasi

Polisi Temukan Pisau dan Bercak Darah di Mobil Sopir Taksi Online yang Tewas di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Gempa di Jakarta Serasa 'Nyungsep' | Sawangan Kini Terbanyak Kasus Covid-19 di Depok

[POPULER JABODETABEK] Gempa di Jakarta Serasa "Nyungsep" | Sawangan Kini Terbanyak Kasus Covid-19 di Depok

Megapolitan
Hari Terakhir PPDB Jakarta hingga Pukul 15.00 WIB, Masih Ada Kursi Kosong di 115 SMAN

Hari Terakhir PPDB Jakarta hingga Pukul 15.00 WIB, Masih Ada Kursi Kosong di 115 SMAN

Megapolitan
Pro Kontra Keputusan Anies Izinkan Reklamasi Ancol di Mata Anggota DPRD DKI

Pro Kontra Keputusan Anies Izinkan Reklamasi Ancol di Mata Anggota DPRD DKI

Megapolitan
Ratusan Pegawai di Lingkungan Kantor Wali Kota Jakut Jalani Rapid Test

Ratusan Pegawai di Lingkungan Kantor Wali Kota Jakut Jalani Rapid Test

Megapolitan
UPDATE Grafik 7 Juli di Depok: Tambah 13 Kasus, 21 Pasien Sembuh

UPDATE Grafik 7 Juli di Depok: Tambah 13 Kasus, 21 Pasien Sembuh

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Hujan Siang dan Sore Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Hujan Siang dan Sore Nanti

Megapolitan
Pengunjung Top One Diminta Sembunyi Saat Digerebek, Dikunci di Ruangan Gelap dan Pengap

Pengunjung Top One Diminta Sembunyi Saat Digerebek, Dikunci di Ruangan Gelap dan Pengap

Megapolitan
PPDB Jakarta Tahap Akhir Sisakan 2.512 Kursi di 115 SMA Negeri, Ini Daftarnya

PPDB Jakarta Tahap Akhir Sisakan 2.512 Kursi di 115 SMA Negeri, Ini Daftarnya

Megapolitan
JPO GBK Dirusak Aksi Vandalisme

JPO GBK Dirusak Aksi Vandalisme

Megapolitan
Ojek Online Diizinkan Bawa Penumpang di Kota Bekasi Mulai Kamis Besok

Ojek Online Diizinkan Bawa Penumpang di Kota Bekasi Mulai Kamis Besok

Megapolitan
Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Megapolitan
PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

Megapolitan
Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X