Posko Pengungsian Korban Kebakaran di Cawang Disulap Layaknya Pasar Malam

Kompas.com - 10/10/2019, 22:24 WIB
Lokasi pengungsian kebakaran di Kampung Dalam, Jalan MT Haryono, RW 01, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, yang disulap relawan layaknya festival malam, Kamis (10/10/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVILokasi pengungsian kebakaran di Kampung Dalam, Jalan MT Haryono, RW 01, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, yang disulap relawan layaknya festival malam, Kamis (10/10/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah relawan yang tergabung dalam Organisasi Sosial Cakra Abhipraya menyulap lokasi pengungsian korban kebakaran di Kampung Dalam, Jalan MT Haryono, RW 01, Kramat Jati, Jakarta Timur, seperti halnya sebuah festival malam yang meriah.

Pantauan Kompas.com di lokasi, bendera segitiga aneka warna dipasang di sekitar lokasi yang terletak di lapangan RW. Lampu warna-warni juga ikut dipasang, membuat lokasi pengungsian terlihat indah.

Anak-anak korban kebakaran tampak bermain di bawah cahaya lampu warna-warni yang dipasang relawan. Raut sedih tak lagi terlihat pada wajah anak-anak tersebut.

"Ini konsepnya kita buat lebih meriah saja di lokasi pengungsian. Supaya anak-anak senang," kata Alfian, salah seorang relawan di lokasi, Kamis (10/10/2019).

Baca juga: Pemprov DKI Minta Sekolah Liburkan Siswa Korban Kebakaran di Cawang

Tak hanya mendekorasi lokasi pengungsian, para relawan juga menggelar permainan dan membagikan makanan ringan kepada para anak korban kebakaran.

"Ada juga games-games buat anak-anak supaya senang semua. Ini bagian dari trauma healing juga buat anak-anak," ujar Alfian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kegiatan para relawan itu pun disambut baik oleh para orangtua. Dengan adanya bantuan dari relawan, anak-anak bisa kembali ceria dan tak lagi sedih usai tertimpa musibah kebakaran.

Baca juga: Dalam Hitungan Menit, Kebakaran Landa 20 Rumah di Cawang

"Alhamdulillah anak-anak jadi senang semua. Enggak terlihat lagi ada yang diam dan sedih," ujar Yusuf, salah seorang orang tua dan korban kebakaran.

Sebelumnya, kebakaran melanda 20 rumah semi permanen di lokasi pada Rabu (9/10/2019) sekitar pukul 18.50 WIB. Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran dan 80 personel diterjunkan untuk padamkan api.

Akibat kebakaran, tiga warga alami luka ringan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Budi Asih. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp 1 miliar.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Megapolitan
Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat 'Crowd Free Night'

Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat "Crowd Free Night"

Megapolitan
Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Megapolitan
Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
Scooterist Jakarta Utara Keliling Indonesia, Promosikan 12 Destinasi Wisata

Scooterist Jakarta Utara Keliling Indonesia, Promosikan 12 Destinasi Wisata

Megapolitan
70 Persen Pengunjung Bioskop CGV Bekasi Cyber Park Memesan Tiket Secara Online

70 Persen Pengunjung Bioskop CGV Bekasi Cyber Park Memesan Tiket Secara Online

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng' di Pinang Tangerang, 2 Orang Tewas

Motor "Adu Banteng" di Pinang Tangerang, 2 Orang Tewas

Megapolitan
Menyoal Formula-E Rasa Pinjol

Menyoal Formula-E Rasa Pinjol

Megapolitan
Seorang Tahanan Coba Kabur dari Polda Metro Jaya, Mengaku Hendak Hadiri Pernikahan Saudara

Seorang Tahanan Coba Kabur dari Polda Metro Jaya, Mengaku Hendak Hadiri Pernikahan Saudara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.