Dijenguk Arief Yahya, Wiranto Tanya Kapan Susunan Kabinet Diumumkan

Kompas.com - 15/10/2019, 10:55 WIB
Anggota TNI membawa ranjang medis untuk Menko Polhukam Wiranto, dari Instalasi Gawat Darurat RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10/2019). Menko Polhukam Wiranto dibawa dan dirawat di RSPAD setelah sebelumnya mendapat perawatan di RSUD Berkah Pandeglang, Banten karena diserang orang tidak kenal saat kunjungan kerja di daerah tersebut. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAAnggota TNI membawa ranjang medis untuk Menko Polhukam Wiranto, dari Instalasi Gawat Darurat RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10/2019). Menko Polhukam Wiranto dibawa dan dirawat di RSPAD setelah sebelumnya mendapat perawatan di RSUD Berkah Pandeglang, Banten karena diserang orang tidak kenal saat kunjungan kerja di daerah tersebut.
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjenguk Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).

Arief mengatakan, saat dijenguk Wiranto sempat membahas pelantikan kabinet Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

"Dia cerita pelantikan kabinet," ujar Arief di RSPAD Gatot Subroto, Selasa.

Arief mengatakan, Wiranto sempat bertanya kapan susunan kabinet diumumkan kepadanya.

"Tanya tanggalnya, masih tanggal 20 Oktober 2019. Lalu pengumuman menteri belum pasti. Tapi kan infonya katanya hari yang sama atau besok," ujar Arief.

Selain bercerita pelantikan kabinet, Arief mengatakan, Wiranto juga bahas pariwisata Indonesia yang semakin maju.

Baca juga: Wapres Kalla Jenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto

Bahkan, Wiranto menceritakan pengalamannya saat bertugas di Gorontalo, Sulawesi.

"Saya cerita Gorontalo karena beliau pernah tugas di sana juga, 100 persenlah kita cerita oke. Terus dia bilang ‘Oh iya saya pernah di sana dulu’," kata Arief menirukan percakapannya dengan Wiranto.

Ia mengatakan, kondisi Wiranto kini mulai membaik. Bahkan, Wiranto sudah tidak lagi di ruang cardiac intensive care unit (CICU).

Untuk diketahui, Wiranto ditusuk saat tiba di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang usai menghadiri sebuah acara di Universitas Mathla'ul Anwar.

Menurut polisi, Wiranto menderita luka di tubuh bagian depan. Polisi mengamankan dua pelaku yang terdiri dari satu perempuan dan satu laki-laki.

Keduanya berinisial SA dan FA. Polisi menyebut pelaku terpapar radikalisme ISIS dan tengah mendalami kaitannya dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X