Saat Puluhan Slankers Terlunta Usai Nonton Konser Pelantikan Jokowi

Kompas.com - 22/10/2019, 06:03 WIB
Sebanyak 64 fans grup band Slank terlunta-lunta di kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi, Senin (21/10/2019). Mereka kehabisan ongkos pulang setelah menyaksikan band kesayangan mereka beraksi di konser Musik untuk Republik, konser merayakan pelantikan presiden dan wakil presiden RI 2019-2024 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (20/10/2019). KOMPAS.com / VITORIO MANTALEANSebanyak 64 fans grup band Slank terlunta-lunta di kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi, Senin (21/10/2019). Mereka kehabisan ongkos pulang setelah menyaksikan band kesayangan mereka beraksi di konser Musik untuk Republik, konser merayakan pelantikan presiden dan wakil presiden RI 2019-2024 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (20/10/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Sebanyak 64 Slankers (sebutan untuk fans grup band Slank) terlunta-lunta di kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi, Senin (21/10/2019).

Mereka kehabisan ongkos pulang setelah menyaksikan band kesayangannya beraksi di konser "Musik untuk Republik". Konser itu untuk merayakan pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, hari Minggu lalu.

Konser tersebut pun dihadiri Presiden RI, Joko Widodo.

Senin siang kemarin, 64 anak di bawah umur itu  luntang-lantung di sekitar Stasiun Bekasi karena kekurangan uang untuk menumpang kereta ke rumah mereka.

Kebanyakan dari mereka berasal dari Jawa Tengah, antara lain dari Batang, Demak, Jepara, dan Pekalongan. Petugas Satpol PP dan tentara kemudian membawa mereka ke kantor Dinsos Kota Bekasi.

Baca juga: 64 Slankers Terlunta di Bekasi Kehabisan Ongkos Pulang ke Jawa Tengah

"Mereka datang ke sini itu memang tiba-tiba bergerombol. Mungkin di antara mereka ada yang punya ongkos, tapi kalau pulang ramai-ramai enggak bisa," ujar Kepala Dinsos Kota Bekasi, Ahmad Yani kepada Kompas.com, Senin sore.

"Mereka habis nonton konser di Cibubur lebih kurang 3 hari, (hari) yang keempat sudah kewalahan. Katanya di sana disediakan makan, jadi mereka nekad saja untuk nonton karena mungkin senang barangkali," tambah Ahmad Yani.

Anak-anak muda itu kemudian diberikan penyuluhan oleh pegawai dinsos agar tidak berbuat onar dan kriminal untuk mendapatkan ongkos.

Naik truk dan bermoda Rp 50.000 ke Jakarta

Yusuf Maulana (14), salah satu Slankers itu, mengaku hanya membawa duit Rp 50.000 ketika berangkat berombongan dari kediamannya di Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu pekan lalu.

Dari sana, mereka menumpang truk secara estafet hingga mencapai Cikampek, Jawa Barat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Tua Ditutup, Warga Malah Nekat Berkerumun di Kali Besar

Kota Tua Ditutup, Warga Malah Nekat Berkerumun di Kali Besar

Megapolitan
Tenaga Medis Covid-19 Mengaku Tak Pulang Hampir 3 Bulan

Tenaga Medis Covid-19 Mengaku Tak Pulang Hampir 3 Bulan

Megapolitan
[UPDATE 24 Mei]: Kasus Positif Covid-19 di Depok Tembus 500

[UPDATE 24 Mei]: Kasus Positif Covid-19 di Depok Tembus 500

Megapolitan
BMKG: Mayoritas Wilayah Jakarta Akan Diguyur Hujan Siang hingga Sore Nanti

BMKG: Mayoritas Wilayah Jakarta Akan Diguyur Hujan Siang hingga Sore Nanti

Megapolitan
Anies: Anak-anak Ingat Pandemi Ini, Bawa Pengalaman Ini Sampai Tua...

Anies: Anak-anak Ingat Pandemi Ini, Bawa Pengalaman Ini Sampai Tua...

Megapolitan
Anies: Berdiam Diri di Rumah, Artinya Sudah Menyelamatkan Orang Lain

Anies: Berdiam Diri di Rumah, Artinya Sudah Menyelamatkan Orang Lain

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Minta Relaksasi PSBB ke Ridwan Kamil, Ini Pertimbangannya

Wali Kota Bekasi Minta Relaksasi PSBB ke Ridwan Kamil, Ini Pertimbangannya

Megapolitan
Anies Nilai Silaturahim Virtual Membuat Semua Saudara Jadi Terhubung

Anies Nilai Silaturahim Virtual Membuat Semua Saudara Jadi Terhubung

Megapolitan
450.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Sepekan Ini, Turun 62 Persen

450.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Sepekan Ini, Turun 62 Persen

Megapolitan
Warga Bekasi Bisa Shalat Berjemaah Mulai Pekan Pertama Syawal, tetapi...

Warga Bekasi Bisa Shalat Berjemaah Mulai Pekan Pertama Syawal, tetapi...

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 DKI Jakarta: 6.561 Kasus Positif, 14.448 Orang Tanpa Gejala

[UPDATE] Covid-19 DKI Jakarta: 6.561 Kasus Positif, 14.448 Orang Tanpa Gejala

Megapolitan
Travel Gelap Tujuan Bandung Tepergok Polisi di Depok Saat Malam Takbiran

Travel Gelap Tujuan Bandung Tepergok Polisi di Depok Saat Malam Takbiran

Megapolitan
Pemkot Bekasi Ajukan Perpanjangan PSBB ke Ridwan Kamil

Pemkot Bekasi Ajukan Perpanjangan PSBB ke Ridwan Kamil

Megapolitan
Malam Takbiran, Sekelompok Pemuda Konvoi Bawa Celurit di Depok

Malam Takbiran, Sekelompok Pemuda Konvoi Bawa Celurit di Depok

Megapolitan
Cerita Dokter Lebaran di RS Wisma Atlet Kemayoran, Tak Tahu Kapan Pulang ke Rumah...

Cerita Dokter Lebaran di RS Wisma Atlet Kemayoran, Tak Tahu Kapan Pulang ke Rumah...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X