Kisah Boby, Anak Buruh Lulusan Terbaik Program Studi Manajemen Agribisnis IPB

Kompas.com - 12/11/2019, 06:05 WIB
Boby Dwi Mahendra, mahasiswa Program Studi Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi IPB University menjadi lulusan terbaik dengan nilai index Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97. KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHBoby Dwi Mahendra, mahasiswa Program Studi Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi IPB University menjadi lulusan terbaik dengan nilai index Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97.

BOGOR, KOMPAS.com - Keterbatasan ekonomi keluarga tidak menyurutkan semangat Boby Dwi Mahendra untuk terus melanjutkan pendidikannya hingga jenjang perguruan tinggi.

Dengan keyakinan dan tekad, mimpi Boby untuk kuliah pun terwujud.

Boby berhasil diterima sebagai mahasiswa Institut Pertanian Bogor ( IPB) University Program Studi Manajemen Agribisnis, tiga tahun lalu.

Baginya, bisa berkuliah di kampus IPB adalah mimpi besar. Ia juga membuktikan, meski berasal dari keluarga kurang mampu bukan menjadi hambatan untuk tetap melanjutkan sekolahnya.

"Bapak saya hanya seorang buruh, penghasilannya pun tidak seberapa, belum lagi kalau penyakit bapak saya kambuh, beliau bisa tidak bekerja berhari-hari. Sedangkan ibu saya bekerja sebagai pengasuh anak tetangga. Beliau bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluarga,” ungkap Boby, kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Criquet Cracker, Kue Lezat Tinggi Protein dari Tepung Jangkrik Inovasi Mahasiswi IPB

Bagi Boby, selain orangtua, guru-guru sekolahnya juga punya peran penting dalam keberhasilannya masuk ke kampus IPB.

Ia menceritakan, guru-guru di sekolahnya sampai ikut mengumpulkan uang agar dirinya dapat membayar uang SPP semester pertama sebesar Rp 6 juta dan membantu biaya hidup setiap bulannya.

Kata Boby, hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap dirinya agar dapat melanjutkan studi di IPB University.

"Karena saya adalah siswa pertama dari MAN 1 Kota Semarang yang dapat menembus dan menjadi bagian dari IPB University," ungkap Boby.

Baca juga: Tidak Mau Diistimewakan, Kahiyang Ayu Lulus S2 Cum Laude di IPB

Ia mengaku, selain keterbatasan ekonomi, dirinya juga sempat mengalami kesulitan untuk mengikuti pelajaran di awal semester kuliah, terlebih pada saat matrikulasi.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

Megapolitan
Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

Megapolitan
UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

Megapolitan
Warga Berjemur di TPU Prumpung demi Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Warga Berjemur di TPU Prumpung demi Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Megapolitan
Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah, Wali Kota Jakbar Imbau Warga Tetap di Rumah

Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah, Wali Kota Jakbar Imbau Warga Tetap di Rumah

Megapolitan
Pengendara yang Tabrak Pejalan Kaki karena Main HP di Karawaci Belum Dijadikan Tersangka

Pengendara yang Tabrak Pejalan Kaki karena Main HP di Karawaci Belum Dijadikan Tersangka

Megapolitan
Curhat Pemilik Warkop di Tengah Pandemi Covid-19, Tetap Jualan meski Sepi Pembeli

Curhat Pemilik Warkop di Tengah Pandemi Covid-19, Tetap Jualan meski Sepi Pembeli

Megapolitan
Kronologi Mobil Tabrak Pejalan Kaki di Karawaci karena Pengendara Main Ponsel

Kronologi Mobil Tabrak Pejalan Kaki di Karawaci karena Pengendara Main Ponsel

Megapolitan
Harapan Masyarakat jika Diberlakukan Lockdown, Jaminan Tak Kena PHK hingga Fasilitas Internet Gratis

Harapan Masyarakat jika Diberlakukan Lockdown, Jaminan Tak Kena PHK hingga Fasilitas Internet Gratis

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca Dua Meter di Belakang Kulkas Rumah Warga Setu

Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca Dua Meter di Belakang Kulkas Rumah Warga Setu

Megapolitan
Dindikbud Tangsel Imbau Sekolah Tetap Dibersihkan Selama Pelajar Belajar dari Rumah

Dindikbud Tangsel Imbau Sekolah Tetap Dibersihkan Selama Pelajar Belajar dari Rumah

Megapolitan
Pemkot Bogor Usulkan Laboratorium IPB Jadi Tempat Penelitian Covid-19

Pemkot Bogor Usulkan Laboratorium IPB Jadi Tempat Penelitian Covid-19

Megapolitan
Anies Diminta Jamin Hidup Kelompok Miskin, APD Tenaga Medis, hingga Stok Pangan Sebelum Lockdown Jakarta

Anies Diminta Jamin Hidup Kelompok Miskin, APD Tenaga Medis, hingga Stok Pangan Sebelum Lockdown Jakarta

Megapolitan
Minggu Ketiga Kerja dari Rumah karena Covid-19, Polusi Udara Jakarta Membaik

Minggu Ketiga Kerja dari Rumah karena Covid-19, Polusi Udara Jakarta Membaik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X